14449868_1105584739529873_3640483810355523487_n

Masuk Musim Penghujan, Gubernur Kirim Surat Ke Kepala Daerah Antisipasi Dampak Musim Hujan

Semarang, isknews.com – Guna mengantisipasi dampak datangnya musim penghujan yang terjadi seperti angin putting beliung, banjir, tanah longsor, dll pada awal Oktober 2016 hingga awal bulan Januari 2017, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keluarkan  surat antisipasi dampak musim penghujan kepada kepala daerah Kabupaten/Kota Bupati/Walikota se-Jateng Sabtu, (01/10).

Dalam isi surat tersebut menyebutkan daerah yang sekiranya merupakan berpotensi terjadinya rawan bencana yang biasanya terjadi pada musim penghujan, sehingga daerah yang rawan itu bisa diantisipasi atau menimalisir terjadinya sebuah bencana.

Baca Juga :  Berwirausaha? Bisnis? Konsep Penghasilan Tambahan

Sedangkan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan dan menyimpulkan berdasarkan fenomena klimatologis terkait perkembangan musim hujan dan indeks El Nino –  Southern Oscillation (ENSO) merupakan penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan samudra pasifik di pantai ekuador dan peru yang lebih tinggi dari pada rata – rata normalnya sudah mengarah pada kondisi La Nina Lemah dan di prediksikan bertahan hingga awal 2017.

Baca Juga :  MENGENAL SEDEKAH BUMI DUKUH SEKANDANG

Dari prakiraan awal musim penghujan  2016/2017 disebagian besar wilayah yang ada di Indonesia terjadi pada agustus – November 2016, sehingga dalam hal ini gubernur jawa tengah memberikan himbauan kepada kepala daerah yang sekiranya daerah rawan bencana itu bisa diminimalisir dengan melibatkan BPBD, Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Daerah Setempat dalam penanggulangan bencana.

Sebelumnya surat dengan penyataan yang sama juga disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang antisipasi bencana banjir dan tanah longsor yang diintruksikan kepada Gubernur ke seluruh Indonesia dalam menghadapi bencana pada musim penghujan seperti ini.(slm)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?