Masuki Musim Panen, Harga Garam Menurun

oleh
Masuki Musim Panen, Harga Garam Menurun
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Produksi yang semakin meningkat membuat harga garam di Jepara terus mengalami penurunan. Hal ini belum lagi karena permintaan yang juga maih cukup sepi. Kini harga garam berkisar Rp 1.100-Rp 1.250 per kilogramnya.

Salah seorang pemilik tambak garam di Kedung, Lafiq mengungkapkan, harga garam beberapa hari lalu sempat menyentuh kisaran Rp 110 ribu per tombong. Namun seiring produksi yang bertambah, harga tersebut kian merosot. Untuk setiap tombong berisi sekitar 80 kg. “Sebentar lagi akan memasuki puncak panen dan diperkirakan harganya akan terus merosot,” katanya.

TRENDING :  Stok Beras Cukup Petani Tolak Kebijakan Impor Beras

Lafiq menambahkn, Agustus mendatang saat puncak panen, harga garam bisa turun sampai Rp 800 per kilogram. Meskipun demikina, harga saat ini petani sebenarnya sudah untung. “Saat ini kita sebenarnya sudah untung meski ongkos produksinya juga tinggi untuk menyiapkan geo isolator dan membayar kuli,” papar Lafiq.

TRENDING :  Minimalisir Polusi, Warga Jati Kulon Ciptakan Kampung Markisa

Lafiq menyebut, selain pengaruh stok yang melimpah, adapula faktor cadangan garam impor yang sempat dimasukan oleh pemerintah pusat. “Selain itu kondisi cuaca juga mendukung, jadi untuk produksi garam tahun ini boleh dibilang bagus kualitasnya. Tidak hujan. Bukan seperti tahun lalu yang cuacanya tidak menentu, sehingga sering tidak jadi pas bikin garam. Untuk sekarang kondisinya bagus, garam melimpah,” jelas Lafiq.

TRENDING :  Posko Pengaduan PPDB Siapkan Pendampingan Hukum

Bila dibandingkan dengan musim panen tahun lalu, harga garam tahun ini jauh terpangkas. Pada tahun 2017, mendekati panen raya harga komoditas ini bisa mencapai Rp 3.750 per kilogram. Lalu berangsur turun mendekati angka Rp 1.250 per kilogram saat dan pasca panen. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :