Mau Jadi Pemantau Pemilu? Ini Persyaratannya

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Proses pemilu yang transparan merupakan standar internasional yang diperlukan untuk memastikan pemilu yang demokratis. Pemantauan pemilu berguna untuk mencegah kecurangan dalam pemilu, khususnya pada saat, pemungutan suara.

Kehadiran para pemantau pemilu dari dalam maupun luar negeri di negara-negara yang demokrasinya sedang berkembang, termasuk Indonesia, akan menambah kredibilitas dan legitimasi terhadap proses pemilu yang dipantau.

Undang-undang pemilu Indonesia sudah mengatur keberadaan para pemantau, dan Peraturan KPU mengatur detil dan teknis keberadaan pemantau pemilu. Pemantau pemilu tersebut, meliputi : Lembaga swadaya masyarakat pemantau Pemilu dalam negeri; Pemantau Pemilu berbadan hukum dalam negeri; Lembaga pemantau pemilihan dari luar negeri; Lembaga pemilihan luar negeri; dan Pemantau Pemilu dari perwakilan negara lain.

TRENDING :  Kemenag Kudus Gelar Rukyatul Hilal Penetapan 1 Ramadhan 1438 H

Selain pemantau Pemilu dari lembaga, pemantau Pemilu dapat berasal dari perseorangan dalam negeri yang tidak berkedudukan sebagai pengurus dan/atau anggota partai politik, serta perseorangan dari luar negeri.

TRENDING :  Sebagian Kepala Desa Walk Out Diduga Akibat Sosialisasi Dana Desa Dikaitkan Dengan Politik

Adapun persyaratan Pemantau Pemilu yang wajib dipenuhi; bersifat independen; mempunyai sumber dana yang jelas, dan terdaftar dan memperoleh akreditasi dari KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sesuai dengan cakupan wilayah pemantauannya.

TRENDING :  Bioskop 3D Wahana Baru Museum Fosil Patiayam

KOMENTAR SEDULUR ISK :