Mayat Lelaki Tanpa Identitas Mengapung di Laut

Mayat Lelaki Tanpa Identitas Mengapung di Laut

Jepara, isknews.com – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Bondo, Kecamatan Bangsri, Senin (9/1/2017). Mayat lelaki itu ditemukan oleh pemancing ikan di jarak sekitar 2 mil laut atau di kedalaman air 45 meter. Di tubuh mayat tanpa identitas itu terdapat bungkusan pasir sekitar 7 kilogram diikat dengan kawat. Diduga, mayat tersebut adalah penyelam pencari kerang.

Mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 oleh Abdul Aziz, 44, warga RT 44/RW 6, Desa Jambu, Mlonggo. Jaraknya sekitar 2 mil dari bibir pantai. Saat itu Abdul Aziz hendak mancing di laut. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba dikagetkan oleh mayat tersebut. Mayat mengambang dengan posisi tengkurap.

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Di Kebun Tebu Gebog, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup

Mengetahui itu, Abdul Aziz bermaksud mengangkat mayat tersebut, namun tidak kuat. Beruntung ada Sutisi, 50, nelayan warga RT 5/RW 6, Desa Jambu, Mlonggo yang kebetulan lewat. Mayat kemudian diangkat ke perahu dan dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ngelak Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo. Selanjutnya, jasad lelaki itu di bawa ke kamar mayat RSUD Kartini Jepara.

Kapolsek Mlonggo AKP Maryono mengatakan, ciri-ciri mayat mengenakan celana pendek kolor warna abu-abu dan tidak memakai baju. Di bagian depan celana terdapat kawat yang terikat ke karung yang berisi pasir. Mayat sudah membusuk dan wajahnya sulit dikenali. “Kami memperkirakan yang bersangkutan sudah meninggal sejak empat hingga lima hari,”katanya.

BACA JUGA :  Pria Tanpa Identitas Tewas Dilahan Persawahan

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suwasana mengatakan, pihaknya menduga yang bersangkutan meninggal karena kesulitan berenang. Pasalnya, tali dan kantong pasir melilit di kaki. “Kita akan mencari tau dulu identitas korban,” katanya saat ditemui di RSUD Kartini, Senin (9/1/2017)

Suwasana menambahkan, selama ini memang ada kebiasaan di kalangan penyelam khususnya pencari kerang, membawa pasir yang digantungkan ke badannya sebagai beban biar bisa bertahan di dalam air. “Bisa saja saat di dalam air kakinya terlilit. Namun kita fokus dulu mrncari identitas yang bersangkutan,” tandasnya.(*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post