Mega Proyek Rp 22 Miliar Gedung Parkir Pasar Kliwon Ditarget Selesai Akhir Tahun

Mega Proyek Rp 22 Miliar Gedung Parkir Pasar Kliwon Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kudus, isknews.com – Dinas Pedagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus, kembali pimpin pembangunan Mega Poyek penataan pasar, setelah Proyek Pasar Wergu pada tahap awal senilai Rp. 9M, kini sebuah mega proyek baru milik dinas pasar senilai hampir Rp 22 M juga sedang di garap oleh instansi tersebut.

Proyek Penataan gedung parkir 4 lantai saat ini sedang dalam pembangunan di area sebelah barat Pasar Kliwon Kudus, sebuah area parkir 4 lantai yang megah dan berlift bakal menjadi salah satu sarana pendukung aktivitas di pasar grosir terbesar di wilayah eks Karesidenan Pati itu.

Ditemui di lokasi rencana area pembangunan gedung parkir pasar Kliwon Kudus (3/6)  Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kudus Sudiharti, terkait pembangunan gedung parkir ini menjelaskan, “ Menurutnya, lahan parkir yang dibangun mulai dari samping bangunan pasar hingga batas jalan. Sehingga ukuran akan besar. Barat pasar sebelah jalan itu ada sungai kecil. Nah, pembangunan akan dilakukan sampai tepi sungai itu,” katanya..

BACA JUGA :  Dinilai Ganggu Lalu Lintas, PKL Perempatan Mejobo Dipindah

Sudiharti juga menambahkan, “pembangunan gedung parkir ini menghabiskan biaya hampir Rp 22 miliar. Pembangunan dimulai bulan Juni ini hingga akhir tahun di bulan Desember nanti. Lahan yang akan dibangun gedung parkir tersebut luasnya sekitar 60×25 meter” tambahnya.

Sementara itu Sholeh, aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat di Kudus, yang dihubungi media (6/6) ini mengkritisi mega proyek dibawah leading sector Digdagsar tersebut, dirinya menyayangkan proyek sebesar itu tidak didapai maket, sehingga publik bisa ikut menilai dan mengamati pembangunan gedung parkir tersebut.

“Dalam pembangunan gedung parkir Pasar Kliwon Kudus itu nantinya juga akan berimbas pada penggusuran 54 pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sana, dan  juga jasa titipan parkir yang ada di lokasi tersebut. “Saya lihat Digdagsar belum memiliki konsep yang jelas terhadap para PKL tersebut, lantaran pembangunan parkir akan sampai pada tepi jalan.”  Kritik Sholeh. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post