Melalui Program Bulan Kunjungan Perpustakan Perpusda Kabupaten Kudus, Targetkjan 500 Pengunjung Per Hari

Melalui Program Bulan Kunjungan Perpustakan Perpusda Kabupaten Kudus, Targetkjan 500 Pengunjung Per Hari

KUDUS, isknews.com – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kudus, menargetkan sebanyak 500 pengunjung per hari, melalui program bulan kunjungan perpustakaan. Program menurut rencana akan dimulai dalam bulan Nopember 2015, dalam pelaksanannya, pihak Perspusda mengajak kerjasama sejumlah pihak, diantaranya para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendidikan, dan Universiutas Muria Kudus (UMK).
Hal iru disampaikan oleh Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kudus, Nanang Usdianto, saat dihubungi isknews.com, Kamis (12/11), di ruang kerjanya. Menurut dia, tujuan dari diadakannya program tersebut, adalah mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar membaca, dan membangkitkan minat baca masyarakat. Kaitannya dengan hal itu, Perpusda sebagai wahana ilmu pengetahuan, mengajak masyarakat agar gemar membaca. “ Karena dengan semakin banyak membaca, akan mengetahui isi dunia.”
Berikan hadiah
Untuk memuluskan program tersebut, ungkapnya lanjut, pihaknya akan menggandeng Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, melalui Kepala UPT Pendidikan 9 kecamatan. Kepada para pemangku pendidikan tingkat kecamatan itu, diminta kerjasamanya untuk mensosialisasikan program bukan kunjungan perpustakaan kepada siswa-siswinya, dengan mengajak mereka berkunjung ke perpustakaan daerah. Sedangkan kersama dengan UMK, diharapkan mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut dapat memanfaatkan program bulan kunjungan perpustakaan tersebut.
“Untuk pengunjung perpustakaan yang terajin, pihak Pespusda akan memberikan hadiah, baik pengunjung dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum.”
Nanang selanjutnya menerangkan, dalam upaya mensosialisasikan keberadaan Perpusda dan pelayanan terhadap masyarakat, langkah lainnya adalah dengan jemput bola, yakni mengunjungi tempat –tempat tertentu, dengan mobil perpustakaan keliling, yang saat ini tersedia dua unit.
Tempat-tempat yang dimaksud, adalah balai desa, dan tempat-tempat pusat keramaian masyarakat, misalnya Simpang Tujuh pada Minggu pagi saat dilaksanakannya acara Carfreeday. Sedangkan kunjungan ke sekolah-sekolah, belum dilaksanakan, karena kami menunggu kalau ada permintaan dari pihak sekolah yang bersangkutan. “Kepada para kepala sekolah yang ingin kami kunjungi, silahkan mengajukan surat resmi, nanti akan kami tindak lanjuti,” tegas Nanang.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Tingkatkan Jumlah Pengunjung Wahana Bermain Anak Di Perpusda Kudus

Share This Post