Memiliki Segudang Potensi, Karangrowo Menuju Rintisan Desa Wisata

oleh
Kirab Budaya Apitan Kaliyoso, desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, kabupaten Kudus, Rabu (08-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kirab Budaya Apitan Kaliyoso yang mengangkat napak tilas perjalanan Prabu Brawijaya V di daerah tersebut menjadi salah satu potret kentalnya kebudayaan masyarakat Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Rangakaian budaya apitan tersebut mengupas tuntas perjalanan Prabu Brawijaya V, dari perjalanannya ke Karangrowo hingga terbentuknya dukuh Kaliyoso.

Kepala Desa Karangrowo, Heri Darwanto menerangkan rangkaian kegiatan Budaya Apitan Kaliyoso ini dibuka dengan kegiatan istighosah dan napak tilas Prabu Brawijaya V yang dihadiri oleh Bupati terpilih, Tamzil, pada Sabtu (04-08-2018) lalu. Dalam kegiatan napak tilas tersebut, penonton dipukau dengan aksi penari yang menceritakan perjalanan Prabu Brawijaya V ke Karangrowo.

TRENDING :  Papan Larangan Buang Sampah "Kontroversial" di Gribig Akan Diganti
Visualisasi sejarah dukuh Kaliyoso, desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, kabupaten Kudus, Rabu (08-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

 

Dari kegiatan tersebut, kemeriahan budaya apitan masuk ke dalam acara kirab yang diikuti oleh ratusan warga dari anak-anak hingga dewasa, pada Rabu (08-08-2018). Setelah berkeliling dukuh Kaliyoso, rombongan kirab menuju Petilasan Prabu Brawijaya V sebagai lokasi finish. Di lokasi tersebut, penonton dan peserta kirab dipukau dengan visualisasi sejarah dukuh Kaliyoso. Lalu ditutup dengan doa bersama dan rebutan gunungan.

“Di desa kami, setiap dukuh memiliki budaya yang berbeda. Karena itu, kedepannya kami mencanangkan untuk menjadikan desa ini sebagai desa budaya. Tak hanya budaya, kami juga akan mengembangkan wisata air untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke sini,” ujarnya.

TRENDING :  Catat! Ini Rute Kirab dan "Run Down" Visualisasi Dhandhangan 2017

Imbuhnya, “Kebetulan di desa kami di lalui beberapa sungai dan embung. Sehingga rencana kedepan kami akan membuat angkringan di atas sungai sebagai salah satu destinasi wisata. Dengan budaya yang kental, potensi alam dan dukungan masyarakat, kami akan bahu membahu menjadi rintisan desa wisata,”

Dia menegaskan selama ini orang memandang Karangrowo dari sektor pertaniannya. Kedepannya, para petani di Karangrowo dapat memiliki pekerjaan sampingan sebagai pengusaha dan pengelola objek wisata. Dengan dikembangkannya Karangrowo sebagai rintisan desa wisata, Heri Darwanto berharap UMKM dan perekonomian di desanya semakin terngkat.

TRENDING :  Konsolidasi Pilkada 2018 Diwarnai Insiden "Pelecehan" Paguyuban Kepala Desa

Sekertaris Kecamatan Undaan, Sancaka Dwi Supani yang sore tadi turut hadir dalam kegiatan kirab budaya apitan Kaliyoso berpesan kepada masyarakat untuk terus menguri-uri dan menjaga budaya yang ada. “Karena budaya merupakan aset daerah yang dapat menggalang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip pariwisata prorakyat yang bermuara untuk rakyat.” kata Ketua Lembaga Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Bangsa (LPPKB) tersebut. (NNC/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :