Mengintip Sejarah Hari AIDS dan Makna Lambang Pita Merah

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember menjadi penting untuk diperingati, supaya masyarakat mengetahui betapa penyakit AIDS ini harus dicegah karena sangat mematikan.

Selain itu, Hari AIDS Sedunia menjadi perhatian masyarakat dunia karena AIDS sebenarnya bisa dicegah, maka sosialisasi perlu digalakan.

Ada sejumlah fakta soal penyakit AIDS yang disebabkan virus HIV dan merenggut penyanyi rock Freddy Mercury. Apa saja?

Tepat pada 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Sedunia.

Setiap tahunnya, tepat pada 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia dengan melakukan berbagai sosialisasi tentang penyakit AIDS.

Untuk memperingati hari tersebut, berbagai cara dilakukan oleh masyarakat ataupun lembaga pemerintah.

Tahun ini merupakan peringatan Hari AIDS Sedunia ke-30. Memperingati Hari AIDS Sedunia tak lengkap rasanya jika tak mengetahui tentang seluk beluknya.

Dilansir dari Wikipedia dan sumber lainnya, berikut beberapa fakta tentang Hari AIDS Sedunia!

TRENDING :  Gandeng RS Mardirahayu, Polres Kudus Beri Pengobatan Gratis Warga Rahtawu

1. Awal mula

Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss.

Mereka menyajikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global.

Ide mereka pun akhirnya disetujui oleh Dr Mann.

Tahun 1998, konsep ini digagas saat pertemuan Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS.

Sejak saat itu, tanggal 1 Desember diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional, dan yayasan amal di seluruh dunia sebagai Hari Aids Sedunia.

2. Sempat dikritik

Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) mulai bekerja pada 1996.

UNAIDS menciptakan kampanye AIDS sedunia pada tahun 1997 untuk melakukan komunikasi, pencegahan, dan pendidikan sepanjang tahun.

TRENDING :  Unit Pelayanan Hemodialisa

Sempat UNAIDS dikritik lantaran tema hari AIDS pada dua tahun pertama.

Saat itu, tema hari AIDS sedunia dipusatkan kepada anak-anak dan orang muda.

Tema ini mendapat kritikan lantaran semua pada kenyataannya semua usia dapat terinfeksi HIV dan menderita AIDS dan tak hanya anak-anak serta orang muda.

3. Jadi organisasi independen

Sebelumnya, organisasi kampanye aids sedunia belum menjadi organisasi independen.

Tahun 2004, kampanye aids sedunia menjadi organisasi independen.

4. Tema yang berbeda setiap tahunnya

UNAIDS memimpin kampanye Hari AIDS Sedunia sejak dibentuknya organisasi hari aids sedunia.

Sejak dibentuk hingga tahun 20114, UNAIDS memilih tema-tema tahunan melalui konsultasi dengan organisasi-organisasi kesehatan global lainnya.

Namun, sejak tahun 2008, tema hari aids sedunia dipilih oleh komite Pengarah Global Kampanye Hari AIDS Sedunia setelah melalui konsultasi yang luas dengan banyak pihak, organisasi, dan lembaga-lembaga pemerintah yang terlibat dalam pencegahan dan perawatan korban HIV/AID.

TRENDING :  Bisakah Lahiran Normal Setelah Operasi Sesar?

Hari AIDS Sedunia dari 2005 hingga 2010, temanya adalah “Hentikan AIDS, Jaga Janjinya” dengan sebuah sub-tema tahunan.

5. Lambang Aids

Simbol pita merah menjadi lambang yang selalu dijadikan simbol kepedulian.

Simbol pita merah digunakan secara internasional untuk melambangkan perang terhadap AIDS.

Asal mula pita ini dari sekolompok seniman yang peduli terhadap aids di New York pada tahun 1991.

Mereka menentukan simbol pita merah untuk mempersatukan dunia agar peduli terhadap penyebaran aids.

Selain itu, pita merah ini juga melambangkan darah, gairah untuk hidup, dan melawan penyakit. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :