Menguak Asal-usul Desa Tlogorejo Tlogowungu Pati.

by
ISKNEWS.COM
Foto: Kantor Kepala Desa Tlogorejo. (Wibawa Jarot/ISKNEWS.COM)

Mengetahui cintanya diterima Ki Tabrani, lalu ia mengajak ibunya Nyi Rujak Beling untuk datang melamar ke ibu Sumirah, yaitu Rondo Kuning. Pertemuan kedua orang tua pun terjadi, karena amat sayang kepada putri tunggalnya tersebut, Nyai Rondo Kuning menerima lamaran itu.

Hari baik telah ditentukan. Pernikahan pun berlangsung sangat meriah. Setelah sepekan, Ki Tabrani membernikan diri untuk matur ke pada mertuanya, mohon izin agar tempat tinggalnya dibangun menjadi sebuah Desa yang subur dan makmur. Mendapati keinginan menantunya tersebut, Nyai Rondo Kuning merestui dan memberi bekal alat pertanian dan bahan makanan yang cukup kepada Ki Tabrani bersama istrinya.

Sesampainya di desa, Nyi Sumirah membantu mertuanya mengambil air di sendang (telaga). Tiba-tiba muncul ular besar dari dalam telaga. Nyai Sumirah takut menjerit, lalu jatuh pingsan. Mendapati mantunya pingsan, Nyai Rujak Beling langsung memberikan pertolongan kepada menantunya, sehingga kembali sadar.

TRENDING :  4 ABK Agung Samudra Meninggal dalam Palka kapal

Dengan adanya peristiwa tersebut, Nyai Rujak Beling bersabda : “ya keno dadi peng ileng – ileng anak putu embesok yen rejo rejone jaman pangonan iki dadi deso tak jenakno deso Rogowungu. ( ya bisa jadi pengingat besuk jika rame tempat ini kalau jadi desa kuberi nama desa Rogowungu)”.

TRENDING :  Desa Dukuh Waringin Resmi Jadi Rintisan Desa Wisata

KOMENTAR SEDULUR ISK :