Menjamurnya Jasa Penukaran Uang Tak Segairah Tahun Sebelumnya

oleh
Menjamurnya Jasa Penukaran Uang Tak Segairah Tahun Sebelumnya
Foto: Salah seorang penjual jasa penukaran uang di seputaran Alun-alun Kudus. (Rifai/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Jasa penukaran uang terlihat menjamur di kawasan kota Kretek beberapa hari terakhir ini, tepatnya di seputaran Jalan Sunan Kudus hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Pencari rezeki musiman itu mulai tampak berjajar sekira 10 titik lebih dengan menyuguhkan pecahan uang rupiah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berminat untuk menukarnya.

Namun, di hari pertengahan puasa jelang lebaran, belum tampak masyarakat antusias memanfaatkan jasa penukaran uang pecahan rupiah tersebut.

TRENDING :  Sekda Kudus: Momentum Hari Ibu Sebagai Refleksi dan Renungan Bagi Kita Semua

“Masih sepi, ada sih yang menukar uang namun belum sebanyak tahun lalu,” kata Prapti (26), warga Semarang saat ditemui di lokasi penukaran uang di Jalan Sunan Kudus, Sabtu, (2/6/2018).

Lain halnya dengan Sugiman Suwarno warga Semarang Timur, Ia merupakan orang yang mengawali membuka lapak dalam jasa penukaran uang di Kudus. “Alhamdulillah, waktu itu karena prospeknya bagus, juga cukup lumayan dan tentunya aman, sehingga temen-temen di satu kampung ikut-ikutan berjualan disini,” terangnya.

TRENDING :  Ini Info Lengkap Perkembangan Banjir di Kudus

Himbauan datang dari pihak Polsek terkait, biasanya nanti akan ada saran himbauan dari Kepolisian untuk berhati-hati dan waspada dengan uang palsu, “Keamanan memang diutamakan, semoga tetap aman sampai kapanpun,” harapnya.

TRENDING :  Program "Orang Tua Hebat" Lazismu Salurkan Donasi Bagi 45 Siswa Kudus

Diakuinya, tahun ini sangat turun animo masyarakat, sebab saat ini pemerintah sudah membuka talang melalui perbankan untuk dihimbau melayani masyarakat lewat jasa penukaran uang tanpa dikenakan biaya tambahan

“Memang masyarakat bebas bisa ambil di Bank, cuma di sini kan kita hanya mengambil keuntungan 10 ribu dari setiap penukaran 100 ribu,” paparnya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :