Menunggu 30 tahun Masjid Wali Jepang Kudus Dipugar

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Setelah menunggu sekitar 30 tahun tidak tersentuh rehabilitasi, Masjid wali di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, kini dipugar. Pemugaran Masjid Wali Al-Makmur itu hanya pada bagian serambi masjid dan pawestren (ruang sholat jamiyah perempuan). Sedangkan bagian utama masjid tidak ikut dipugar, selain masih kokoh, juga karena merupakan Bangunan Cagar Budaya (BCB) yang tidak boleh dirubah. Anggaran pembangunan total sebesar Rp 2,5 miliar, sumber dana dari swadaya masyarakat.

Menurut H Admin, wakil pelaksana panitia pembangunan, bagian masjid yang akan dibongkar total dan didirikan bangunan baru, adalah serambi masjid. Ruang ibadah yang letaknya di bagian depan ruang bangunan utama itu, luasnya 400 meter persegi, berupa ruang terbuka dengan sejumlah tiang penyangga. “Serambi masjid ini nanti akan dibongkar dan diganti dengan bangunan baru.”

ISKNEWS.COM

Bagian lain yang juga mengalami pemugaran, lanjutnya, adalah pawestren atau ruang sholat jamiyah perempuan. Letaknya di bagian kiri dan kanan bangunan utama masjid, luasnya masing-masing 100 meter persegi, atau total 200 meter persegi. “Karena letaknya yang berdempetan dengan bangunan utama, pemugaran pawestren ini harus hati-hati, karena bangunan utama masjid itu termasuk BCB, tidak boleh merubah bentuk aslinya.”

TRENDING :  Alun-alun Simpang Tujuh di Renovasi Konsepnya “Kudus Kota Ditengah Taman”

KOMENTAR SEDULUR ISK :