Menyulap Terong Jadi Cemilan Krispi

oleh
Foto: Kusmianingsih, pemilik ide kreatif Terong Krispi. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Selama ini kita hanya menjumpai Terong sebagai lalapan dan sayur. Padahal, sayuran yang sering dan mudah kita dapatkan tersebut, bisa dimanfaatkan menjadi olahan lain. Ditangan Kusmianingsih, warga Desa/Kecamatan Margorejo, Pati, ternyata Terong bisa diolah menjadi makanan ringan.

Lodeh Terong, Sambel Terong, atau mungkin varian masakan berbahan Terong sering kita jumpai. Sepengetahuan kita, hanya varian masakan itulah yang bisa kita olah dengan bahan dasar Terong. Tentu kita akan heran, jika menjumpai Terong sudah dalam bentuk keripik yang krispi.

Adalah Kusmianingsih, ibu muda dari Margorejo, Pati, yang memiliki ide inovatif untuk mengolah Terong menjadi makanan ringan. Idenya muncul ketika melihat melimpahnya Terong di pasaran. Apalagi harga terong sangat terjangkau.

TRENDING :  Gadis 17 Tahun, Gantung Diri Di Teras Belakang Rumah
Foto: Menggoreng Terong yang sudah dibalut tepung bumbu. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

“Terong kan ndak mengenal musim. Kita banyak menjumpai di pasar dengan jumlah yang melimpah. Bahkan terkadang dibuang begitu saja. Dari situlah saya mencoba untuk memanfaatkan dengan membuat olahan baru,” terang Mia.
Mia mulai bereksperimen dengan membuat olahan baru dari Terong. Banyak kegagalan dari uji coba tersebut. Pantang menyerah, Mia terus mencoba mewujudkan gagasannya. Akhirnya munculah ide dengan mengolah terong menjadi keripik.

Dengan mengiris terong tipis-tipis, setelah dicuci kemudian dimasukkan ke dalam adonan tepung yang sudah dicampur dengan bumbu, lalu digoreng di dalam minyak panas.

TRENDING :  Bupati Pati Menjadi Inspektur Upacara HUT TNI ke-72

“Awalnya kami konsumsi sendiri. Tapi ketika ada tetangga yang mencicipi kok katanya enak dan krispi. Barulah saya memberanikan diri memproduksi lebih banyak,” tutur Mia lebih lanjut.

Foto: Terong Krispi dalam kemasan 150 gram siap dipasarkan. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Terong krispi hasil olahan Mia sedikit demi sedikit mulai dicari pembeli. Melihat tingginya animo masyarakat, perempuan beranak dua ini mulai memikirkan kemasan produknya.

Dengan kemasan yang sederhana namun elegan, terong krispi produksi Ning Zullya ini mulai dilempar ke pasaran. Diluar dugaan, sambutan pasar sangat tinggi. Tidak heran jika dalam sebulan Mia berhasil menjual 100 bungkus kemasan 150 gram.

Salah seorang pelanggan, Ismiati mengakui nikmatnya terong krispi tersebut. Menurutnya, rasa terongnya masih terasa. Namun, imbuhnya perlu ada varian rasa lain.

TRENDING :  Pemdes Manjang Gelar Sosialisasi Pengisian Perangkat

“Enak dan krispi. Sensasi rasa terongnya masih terasa. Tapi kalau boleh usul, mbok ya ditambah varian rasa lain, biar ada pilihannya,” usul Ismiati.

Guna menyempurnakan hasil produksinya, Mia menerima masukan dari berbagai pihak. Bagi perempuan ini, sebuah inovasi sangat mahal namun jangan pernah menghindar untuk berbagi dengan yang lain.

“Keberhasilan sebuah inovasi itukan bukan dari kita saja, tetapi tetap ada andil dari orang lain. Saya tanpa pelanggan pun tidak akan ada artinya kok.” pungkas Mia merendah. (IN/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :