Merasa “Dibodohi”, Dua Desa Lancarkan Aksi ke Pabrik Sepatu

oleh
Merasa "Dibodohi", Dua Desa Lancarkan Aksi ke Pabrik Sepatu
Foto: Aksi demo oleh warga Desa Pasarbanggi dan Desa Sridadi di lokasi pembangunan pabrik sepatu (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Sebanyak ratusan warga dari Desa Pasarbanggi dan Desa Sridadi Kecamatan Rembang, Jumat (01-06-2018) siang berbondong-bondong menuju ke lokasi pembangunan pabrik sepatu yang berada di desa setempat. Kedatangan mereka untuk melancarkan aksi demo lantaran pihak perusahaan dianggap telah menghianati janji.

Sebelumnya PT. Sengdam Daya Abadi telah berjanji akan mengutamakan warga lokal bekerja di pembangunan pabrik tersebut. Serta memprioritaskan pembelian barang-barang kebutuhan dari UMKM warga sekitar pabrik.

TRENDING :  Pengosongan Paksa Gedung Yang Ditempati PR Paku Bumi DI LIK Kudus

Salah satu koordinator aksi sekaligus Ketua BPD Desa Pasarbanggi Mashudi mengungkapkan, aksi ini merupakan buntut dari kebohongan perusahaan sepatu. Dimana sebelumnya warga sekitar pabrik yang akan diutamakan dalam pemenuhan kebutuhan pabrik.

“Mereka tak sesuai dengan ucapannya. Yakni pertama kali PT. Sengdam Daya Abadi telah berjanji memprioritaskan pekerja lokal Namun saat ini yang bekerja ialah orang luar Rembang,” bebernya.

TRENDING :  Wakil Bupati Rembang Giat Latihan Kethoprak

Selain itu, dirinya juga menegaskan terdapat permasalahan lainnya. Diantaranya mengenai pengadaan bahan baku bangunan dan upah pekerjaan kasar yang tidak sesuai dengan standar pekerja di Rembang.

“Standar di Rembang upah kuli itu sekitar Rp. 80 hingga Rp. 90 ribu. Namun di situ hanya Rp. 70an ribu saja. Selain itu, untuk harga bahan baku seperti batu misalnya, dari kita Rp. 130 ribu, namun PT. Santi justru memberikan harga Rp. 110 ribu itukan bisa membuat rugi orang lokal juga,” ungkapnya.

TRENDING :  Ini Ciri - Ciri Mayat Yang di Temukan di Tengah Ladang Tebu

Hingga saat ini, warga setempat masih enggan beraudiensi dengan pihak perusahaan. Kecuali pihak perusahaan bersedia mendatangi ke balai desa Pasarbanggi atau Sridadi untuk melakukan audiensi. ( RTW/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :