Meski Telah Musyawarah, Warga Bersikukuh Tolak Pembangunan Tower

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Pembangunan tower BTS milik PT. Datalink Manunggal yang menyewa di lahan milik Hartono belum lama ini menuai masalah. Lokasi tower yang beralamat di RT 3 RW 4 Desa Honggosoco itu berdiri setinggi 51 meter dan keberadaanya dekat dengan pemukiman warga.

Musyawarah tentang penolakan warga terkait polemik itu akhirnya digelar dibalai Desa Honggosoco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, Kamis (12/10/17) Pagi.

Sedikitnya 40 orang hadir dalam musyawarah itu, diantaranya Muspika Kec Jekulo, Yulianto (PT Datalink Manunggal), Erik (PT Datalink Manunggal), Dwi Yussie Sasepti, S.Sos. (Camat Jekulo), H.Baidowi (Kades Honggosoco), tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW Desa Honggosoco, serta sejumlah warga Desa Honggosoco.

TRENDING :  Tingkatkan Literasi Sastra di Sekolah, 4 Penyair Ini Berbagi Ilmu dan Buku Gratis

Dari data yang dikumpulkan dilokasi, Penyebab warga bersikukuh menolak pendirian tower BTS yaitu Dampak yang ditimbulkan dari pembangunan tower BTS, diantaranya membahayakan bagi pemukiman warga karena sering terjadinya terjangan angin puting beliung dan akan terjadi kerawanan juga membahayakan bagi kesehatan warga oleh radiasi jaringan tower BTS.

TRENDING :  Jembatan Getassrabi – Klumpit Sudah Bisa Dilewati

Selain itu, tidak adanya kegiatan sosialisasi secara terbuka dan fair kepada masyarakat serta tidak adanya keuntungan bagi warga dan hanya menguntungkan beberapa pihak saja.

KOMENTAR SEDULUR ISK :