Miliki Peran Penting Bagi Perlindungan Dan Data Diri, Urus Segera Akta Kelahiran Anak Anda

oleh

Kudus, isknews.com –  Akta kelahiran adalah akta catatan sipil hasil pencatatan terhadap peristiwa kelahiran seseorang. Sampai saat ini masih banyak anak Indonesia yang identitasnya tidak/belum tercatat dalam akta kelahiran, secara de jure keberadaannya dianggap tidak ada oleh negara.

Hal ini mengakibatkan anak yang lahir tersebut tidak tercatat namanya, silsilah dan kewarganegaraannya serta tidak terlindungi keberadaanya. Banyak permasalahan yang terjadi berpangkal dari manipulasi identitas anak. Semakin tidak jelas identitas seorang anak, maka semakin mudah terjadi eksploitasi terhadap anak seperti anak menjadi korban perdagangan bayi dan anak, tenaga kerja dan kekerasan.

Oleh karenanya diharapkan kepada seluruh warga jangan takut dan enggan untuk mendaftarkan segera kelahiran anaknya, untuk memberikan perlindungan terbaik bagi anak dan mencegah munculnya segala bentuk eksploitasi bagi anak.

TRENDING :  Gelar Operasi Keselamatan Candi 2018 Agar Pengendara Lebih Tertib

Salah satu hal penting yang melekat pada diri kita adalah Akta Kelahiran. Akta Kelahiran menjadi isu global dan sangat asasi karena menyangkut identitas diri dan status kewarganegaraan.

Disamping itu Akta Kelahiran merupakan hak identitas seseorang sebagai perwujudan Konvensi Hak Anak (KHA) dan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Akta Kelahiran bersifat universal, karena hal ini terkait dengan pengakuan negara atas status keperdataan seseorang.

Selain itu jika seorang anak manusia yang lahir kemudian identitasnya tidak terdaftar, kelak akan menghadapi berbagai masalah yang akan berakibat pada negara, pemerintah dan masyarakat. Dalam perspektif KHA, negara harus memberikan pemenuhan hak dasar kepada setiap anak, dan terjaminnya perlindungan atas keberlangsungan, tumbuh kembang anak.

TRENDING :  Polres Kudus Peroleh Penghargaan Kemenpan-RB

Guna meningkatkan kesadaran pembuatan akta kelahiran, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus melakukan serangkaian upaya.

Salah satunya dengan menggandeng UPT Dinas Pendidikan yang ada di Sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus ini. Upaya ini dilakukan, guna menjaring pelajar atau siswa yang belum memiliki akta kelahiran.

”Ini upaya kami dalam jemput bola bagi warga yang belum berakta kelahiran. Kami bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan di sembilan kecamatan  di Kabupaten Kudus. Kerja sama ini dilaksanakan guna menjaring para pelajar yang belum mempunyai akta kelahiran,” terang Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil Disdukcapil Kudus Titit Sri Harjanti.

Hasilnya sangat positif. Di mana kesadaran warga mengurus akta kelahiran terbilang tinggi. Terbukti warga yang mempunyai akta kelahiran mencapai 99,8%. Ini merupakan satu hal yang bagus.

TRENDING :  Ribuan Siswa SMP di Kudus Siap Ikuti UNBK 2018

Apalagi, pengurusannya juga mudah. Mudahnya proses pembuatan yang ada, memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

”Makanya, warga yang usianya 0-18 tahun, segera urus akta kelahiran bagi yang belum memilikinya. Karena fungsinya sangat banyak, dan membantu untuk mengurus berbagai keperluan dari warga itu sendiri,” imbuh Titit. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :