Miniatur Kapal Berukuran Dua Meter Untuk Larung Sesaji Di Juwana

oleh
Miniatur Kapal Berukuran Dua Meter Untuk Larung Sesaji Di Juwana ISKNEWS.COM
Foto: Prosesi larung sesaji sedekah laut nelayan Juwana beberapa tahun lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Bakal ada yang berbeda dalam gelaran sedekah laut Juwana tahun ini. Berbagai acara yang dipersiapkan panitia dipastikan akan lebih meriah dari tahun sebelumnya. Sedekah laut Juwana yang akan dilaksanakan Minggu (24-06-2018) nanti juga akan menghadirkan miniatur kapal larung sesaji dengan ukuran lebih besar.

Seperti diungkapkan Ketua Panitia Sedekah Laut Juwana Tahun 2018 Suratman, besarnya miniatur kapal larung sesaji tahun ini sekitar dua meter lebih.

”Untuk kapal yang akan digunakan larung sesaji nanti ukurannya sekitar dua meter lebih. Karena sesaji yang akan kami larung jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya,” terang Suratman saat dihubungi, Kamis (21-06-2018).

TRENDING :  Keluarga Penulis Kudus, Gelar Tahlil Budaya Sambut 100 Hari Almarhum Yudhi Ms

Seperti tahun sebelumnya dalam pesta syukuran warga nelayan ini, panitia akan melibatkan enam kapal besar serta puluhan kapal lainnya yang ikut melarung sesaji ke laut lepas, tujuh kilometer dari PPI Unit II Juwana yang menjadi pusat acara.

TRENDING :  Penebaran Benih Ikan di embung gua Pancur.

”Perkiraan kami ada 500 an warga nelayan yang akan turut andil dalam kegiatan budaya masyarakat pesisir ini,” imbuh pria yang juga menjadi sekjen Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) wilayah Kabupaten Pati ini.

Rangkaian acara sedekah laut tersebut berlangsung beberapa hari. Dari data yang dirilis panitia tertera sejumlah kegiatan yang akan dan sudah dilaksanakan, mulai dari lomba perahu naga di Desa Kedungpancing, pentas musik dan berbagai hiburan lainnya. Dan sehari sebelum acara puncak larung sesaji, panitia sudah mengagendakan acara manaqib yang akan diikuti para pejabat di Kabupaten Pati serja masyarakat nelayan Juwana.

TRENDING :  Meriah, Ribuan Warga Saksikan Arak-arakan Puluhan Gunungan Sewu Kupat

”Kegiatan sedekah laut ini selain untuk nguri-uri budaya masyarakat nelayan, juga sebagai cara mengungkapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rizki di laut yang bisa menghidupi para nelayan beserta keluarganya,” jelas Suratman. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :