Momen Idul Fitri Jadi Ajang Temu Kangen Teman Sekolah

oleh
Kegiatan halal bi halal antara alumni SMK Wisudha Karya tahun 1995 dengan para guru dan yayasan, Senin (18-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKEWS.COM – Hari raya Idul Fitri menjadi momen merekatkan tali silaturrahim. Tak hanya dengan sanak keluarga saja. Lebaran juga kerap dimanfaatkan sebagai ajang reuni dengan teman sekolah maupun sepermainan.

Selain mempererat tali silaturrahim, reuni saat lebaran juga menjadi wadah bagi seseorang untuk mengenang masa-masa indah saat sekolah dulu. Seperti yang tengah dirasakan oleh Efendi, Alumni SMK Wisudha Karya Kudus tahun 1995 ini.

Menurutnya, kegiatan reuni bukan sekedar berkumpul dan mempererat tali silaturrahim saja. Pada momen tersebut juga mengingatkannya pada kenangan-kenangan semasa sekolah 23 tahun yang lalu.

TRENDING :  Ternyata, Celana Jeans Bekas Bisa Dijadikan Tas Keren

“Dalam acara reuni ini, kami merangkul seluruh alumni, pihak yayasan dan guru SMK Wisudha Karya angkatan 95 maupun yang sekarang. Kami ingin melebur menjadi satu, bersama membangkitan kenangan-kenangan saat sekolah dahulu,” kata alumni Jurusan Listrik tersebut.

Tak dipungkiri, acara reuni memang menjadi wadah untuk mengumpulkan alumni dari berbagai daerah. Fendi, sapaan akrabnya, menuturkan dalam acara tersebut teman-temannya yang telah menyebar di seluruh Indonesia, rela meluangkan waktunya untuk temu kangen kali ini.

TRENDING :  Para Penyelenggara Pemilu Tak Sempat Libur Lebaran

“Peserta reuni ini ada sekitar 200 alumni dari jurusan listrik dan mesin, yang berasal berbagai daerah seperti Papua, Palu, Jakarta dan Tuban. Saya tidak menyangka, mereka mau meluangkan waktu dan jauh-jauh datang ke Kudus untuk mengikuti kegiatan reuni ini,” ujar Fendi.

Sumarno, teman Fendi yang menjadi ketua panitian dalam acara reuni ini menceritakan, kegiatan reuni ini juga menjadi ajang berbagi kebahagiaan dengan almamater tercintanya ini.

“Hari ini, kami membagikan lima rol karpet untuk mushola sekolah. Selain itu, kami juga melakukan santunan kepada sepuluh anak yatim dari siswa SMK Wisudha Karya. Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang bertemu dan melepas rindu saja. Namun, kami juga ingin memberikan sedikit kenang-kenangan untuk almamater tercinta ini,” jelasnya.

TRENDING :  Sembilan Napi Terima Remisi Idul Fitri

Salah satu guru SMK Wisudha Karya, Gawat Purwanto, menyambut hangat dan mengapresiasi penuh kegiatan ini. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antara alumni, guru dan yayasan guna terciptanya almamater yang lebih baik. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :