Musafir Berumur 100 Tahun Ditemukan Warga Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung Landoh

oleh
Musafir Berumur 100 Tahun Ditemukan Warga Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung Landoh
Foto: Warga menggali kubur untuk prosesi pemakaman Mbah Kucing. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Seorang musafir berusia 100 tahun yang menetap di area Makam Syeh Jangkung Landoh turut Dukuh Landoh, Desa Kayen RT 03/RW 07, Kecamatan Kayen, Pati, ditemukan warga setempat telah berpulang kepada Tuhan YME, Senin (30-07-2018) malam.

“Menurut penuturan warga, korban bernama nenek Sri Kadarwati (100). Selama ini almarhumah tinggal di dapur milik saudari Fatonah,” terang Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen, AKP Sutopo.

TRENDING :  Hilang Sejak Agustus, Dari Ditemukan Tewas di Tengah Hutan

Lanjutnya, tidak diketahui secara pasti asal-usul nenek musafir tersebut. Hanya saja, menurut pengakuan almarhumah semasa hidupnya, dia dulu berasal dari Semarang, hingga akhirnya sampai di Bumi Mina Tani dan menetap di rumah Fatonah yang berdekatan dengan areal pemakaman Syeh Jangkung.

“Saat ditemukan warga, korban meninggal dunia dengan cara terbaring di tempat tidur di lokasi tersebut pada pukul 18.15 WIB,” tuturnya.

TRENDING :  Dirasa Belum Cukup, Dropping Air Bersih Desa Langganan Kekeringan Ini Ditambah
Musafir Berumur 100 Tahun Ditemukan Warga Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung Landoh
Foto: Warga menggali kubur untuk prosesi pemakaman Mbah Kucing. (Istimewa)

Meski bukan asli warga setempat, imbuh AKP Sutopo, tetapi warga tetap menerima jenazah korban untuk di makamkan di areal pemakaman Syeh Jangkung. Pasalnya, selain tidak memiliki sanak saudara yang dapat dihubungi, alhmarhumah dikenal warga memiliki kelakuan baik.

“Atas permintaan warga setempat, korban diinginkan dimakamkan di lokasi makam Syeh Jangkung Landoh,” jelasnya.

TRENDING :  Nekat Pukuli Warga Dengan Besi, Dua Pemuda di Mejobo Diciduk Polisi

Bahkan, atas persetujuan masyarakat yang di ketahui kepala desa, biaya pemakaman akan di tanggung masyarakat sekitar karena tidak diketahui keluarga ataupun saudaranya.

AKP Sutopo menambahkan, menurut keterang tim medis dari Puskesmas Kayen, dr Indri Kurniasari, korban meninggal dunia karena faktor usia dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan pada jasad almarhumah. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :