Musim Panen Kali Ini Petani Kecamatan Undaan Alami Gagal Panen

Musim Panen Kali Ini Petani Kecamatan Undaan Alami Gagal Panen

Kudus, isknews.com – Kecamatan Undaan sebagai kawasan pertanian yang ada di Kabupaten Kudus tentunya setiap petani ingin hasil pertaniannya bagus dengan harga yang bagus pula setelah sekian lama merawat tanamannya hingga menikmatinya, namun pada musim tanaman ke tiga ini sejumlah petani mengalami gagal panen akibat dari faktor cuaca yang tidak mendukung juga diakibatkan karena hama yang melanda pada musim tanam kali ini.

Musim tanam ke tiga atau musim kemarau ini para petani yang mengalami gagal panen dari hasil tanaman palawija jenis tanaman kacang hijau, sebagian para petani bukannya untuk dijual kepada tengkulak melainkan dikonsumsi sendiri.

Hal ini disampaikan oleh salah satu petani asal Kalirejo Hasyim saat ditemui wartawan mengungkapkan hasil dari panen kali ini bukan untuk dijual para tengkulak melainkan di konsumsi sendiri atau di jadikan benih dengan dipilah – pilah yang bagus, jika dijual tentu untungnya sedikit tak sebanding dengan perawatan tanaman sendiri merugi dari ratusan ribu bahkan hingga jutaan rupiah.

BACA JUGA :  Expo Produk dan Job Fair SMK 1 Kudus

“Hasil dari menanam kacang hijau ini ya saya konsumsi sendiri atau dijadikan benih dengan memilah – milah hasil yang bagus, jika dijual akan dihargai murah bahkan panen kalinya bisa dianggap gagal dengan kerugian ratusan ribu hingga jutaan rupiah” ungkapnya.

Sementera itu dari Kepala Desa Kalirejo Agus Hariyanto terkait gagalnya panen palawija di Kecamatan Undaan terlebih di Desa Kalirejo membenarkan hal itu bahwa para petani palawija jenis kacang hijau gagal panen, hal ini berdasarkan prosentase dari tahun ke tahun bahwa tahun ini petani yang hanya memanen kacang hijau hanya 30 % dari 100 % petani yang ada di Desa Kalirejo. Panen yang diakibatkan karena faktor cuaca yang kurang mendukung juga dengan faktor hama tikus yang melanda hingga saat ini.

BACA JUGA :  Pemangkasan Penghijauan di Jalan Pramuka dan Jalan Hos Cokroaminoto

“Dari jumlah para petani yang memanen hasilnya itu hanya 30 % dari 100 % para petani yang ada di kecamatan undaan terlebih desa kalirejo” katanya.(SM)

Share This Post