Musrenbang RKPD, Pemkab Kudus Targetkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kudus mempunyai target menurunkan angka kemiskinan, dan pengangguran serta mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Angka kemiskinan ditarget 6,45 persen pada 2020 dari 6,98 persen pada tahun 2018. Kemudian, target menurunkan tingkat pengangguran terbuka dari 3,33 persen pada tahun 2018, diharapkan turun menjadi 3,25 persen pada 2020.

“Lewat diskusi yang intensif dan penajaman program kesejahteraan rakyat menjadi salah satu tahap penting dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD),” kata Bupati Kudus H.M. Tamzil didampingi oleh H.M. Hartopo dan Forkopimda saat membuka Musrenbang RKPD kabupaten yang diselenggarakan di pendopo kabupaten Kudus, Selasa (26/3/2019).

TRENDING :  Begini Santri Berkebutuhan Khusus Jalani Aktifitas Saat Ramadhan

H.M. Tamzil meminta seluruh pemangku kepentingan baik pihak swasta, ormas maupun pers agar mengikuti Musrenbang dengan baik. Mengingat, hasil Musrenbang RKPD menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan anggaran tahun 2020. Masukan dan saran dari pemangku kepentingan akan sangat berguna untuk menghasilkan program yang berkualitas bagi kepentingan masyarakat. “Saya mengharapkan banyak diskusi yang terjadi di Musrenbang ini dan yang paling penting adalah benar-benar dieksekusi untuk kemaslahatan masyarakat Kudus,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Kudus menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 telah mendapat persetujuan oleh Pemerintah Provinsi Jateng maupun Pemerintah Pusat. Kemudian, DPRD Kudus juga telah menyetujui RPJMD pada 22 Maret kemarin. Tahap selanjutnya adalah menindaklanjuti dan menyelaraskan dengan Rencana Strategi (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

TRENDING :  Gathering Paguyuban Agen Brilink Kota Kretek,"Ini Bukan Sekedar Usaha Sampingan"

H.M. Tamzil menyerukan staf OPD untuk membaca dan memahami RPJMD agar program yang dibuat selaras dengan program yang telah disetujui. “Saya minta agar teman-teman OPD memahami lagi RPJMD Kudus sehingga Renstra yang dirancang dapat selaras dengan RPJMD,” tuturnya.

Proses penyusunan RKPD diharapkan seperti peyusunan RPJMD yang berasal dari proses memilah masukan pemangku kepentingan ketika Musrenbang. RKPD juga diharapkan memprioritaskan visi misi bupati dan wakil bupati yakni sembilan program unggulan. “Kami minta teman-teman menyusun RKPD sesuai dengan sembilan program unggulan yang telah kami gagas sejak kampanye,” tandasnya.

TRENDING :  Inilah Tempat Bersejarah di Kabupaten Kudus

Sementara itu, Pemkab berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan mempermudah pihak swasta berinvestasi di Kudus dan meminta semua pihak bekerja sama dalam mewujudkan target tersebut. “Kami akan mempermudah perizinan sehingga investasi di Kudus tumbuh. Semua target juga tidak akan terealisasi dengn baik jika kita tidak bersinergi, maka kerja sama semua pihak, menjadi penting,” katanya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :