Musthofa Gelorakan Semangat Patriotisme Petarung AJB Bumiputera

Musthofa Gelorakan Semangat Patriotisme Petarung AJB Bumiputera

JAKARTA,isknews.com – (05/12) Untuk bisa meraih sukses, tidak mungkin bisa diraih dalam proses singkat. Ada jalan panjang dan tak jarang berliku dengan segala tantangannya. Hal ini berlaku pada semua bidang termasuk dalam dunia asuransi. Untuk bisa melewati semua rintangan, butuh petarung-petarung hebat yang bisa membawa pada kesuksesan.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kudus H. Musthofa pada paparan motivasi pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) AJB Bumiputera di Ruang Roedjito Hotel Bumi Wiyata, Jakarta, Jumat (4/12). Rapimnas ini dihadiri oleh para kepala kantor wilayah dan direksi Bumiputera grup. Dalam paparannya, Musthofa memberikan motivasi pada para peserta untuk bisa lebih maju.

Pada awal paparan, bupati yang telah memimpin Kudus kali kedua ini mengajak untuk bisa mengenali dan menggali potensi diri dengan lebih dalam. Sehingga benar-benar bisa dilihat dengan baik apa saja potensi dalam diri yang bisa untuk dikembangkan. Dengan demikian, pada pengembangan diri itu bisa lebih terarah dengan baik sesuai potensi yang dimiliki.

TRENDING :  Giliran Warga Berugenjang Dapat Tontonan Menarik soal Cukai

”Apa saja potensi Anda? Inilah yang harus dikenali, digali, dan dikembangkan,” papar Musthofa.
Lebih lanjut, bupati yang seorang pengusaha ini mengatakan bahwa umur manusia bukanlah penentu kebijakan seseorang.

Tetapi kebijakan seseorang lebih dipengaruhi oleh pengalaman hidup yang telah dijalani. Tentunya, harus mau menerima semua proses yang ada dalam diri. Serta mau untuk terus belajar sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam setiap tahapan hidupnya.

Dari proses belajar tersebut akan ditemui bahwa kehidupan ini dinamis. Selalu akan berubah seiring dengan kondisi dan zaman yang ada. Termasuk segala hal yang sedang tren di tengah masyarakat. Apabila seseorang terbuai dengan keberhasilan di masa lalu, maka orang tersebut akan tertinggal dan terhenti hanya sampai pada level itu.

”Di dunia ini tidak ada yang abadi. Kecuali satu hal yaitu perubahan,” imbuhnya.
Untuk itu dirinya memberi penekanan pada semua jajaran direksi dan kakanwil Bumiputera untuk terus melakukan inovasi. Ini tentunya butuh modal sebuah kreativitas untuk bisa membuat yang berbeda dari produk sejenis. Di sinilah dibutuhkan jiwa patriotisme dari para petarung yang hebat untuk bisa menaklukkannya. Dan dirinya yakin dengan tekad dan semangat yang dimiliki, hal ini tidak mustahil diimplementasikan.

TRENDING :  Pasien Penderita Sumbing Bibir dan Langit-langit Harus Lolos Seleksi Terlebih Dahulu

”Di depan saya adalah petarung-petarung yang hebat. Saya yakin pasti bisa!,” tegasnya.
Musthofa yang juga mantan kepala divisi pemasaran Bumiputera Muda ini mencontohkan yang sudah dilakukannya sebagai kepala daerah. Dijelaskannya, bahwa tanggung jawab seorang pemimpin adalah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Maka muncullah ide cerdasnya untuk membuat program kredit usaha tanpa jaminan atau lebih dikenal dengan kredit usaha produktif (KUP).

Dengan pinjaman tersebut para pelaku usaha mikro dan kecil bisa mendapatkan pinjaman modal untuk pengembangan usahanya. KUP dikhususnya bagi pelaku usaha kecil dan mikro yang tidak tersentuh oleh perbankan, sementara mereka memiliki omzet dan usaha yang jelas, serta memiliki mental yang bagus terhadap tanggung jawab pinjamannya.

TRENDING :  Kang Musthofa Tantang Mahasiswa Jogja asal Kudus untuk Berpikir Liar

Konsep pemikiran semacam inilah yang ingin ditularkan untuk diimplementasikan para peserta rapimnas. Termasuk mengubah cara berpikir cerdas untuk bisa memenangkan kompetisi bisnis. Semua harus dilakukan dengan cara yang berbeda jika ingin bisa tampil sebagai juara. Tentunya harus tetap memperkuat sinergi antarlini di perusahaan.

Di akhir paparan, bupati memotivasi peserta untuk keluar dari zona nyama. Dengan keluar pada level nyaman itu, tentunya harus memiliki konsep baru dan pemikiran liar (out of the box) untuk lebih maju. Apabila hanya bertahan dengan kenyamanan dan berpuas diri maka akan tergilas dengan semua perubahan zaman yang ada.
”Hidup ini harus keren dan hebat. Tetapi tetap sederhana dalam perilaku. Dan, jangan lupa untuk selalu bersyukur dan serahkan hasil segala upaya pada Tuhan,” pungkasnya.(rg)

Sumber : Humas Pemkab Kudus

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post