Musthofa : Kudus Siap Jadi Contoh Inovasi Pelayanan Publik

Musthofa : Kudus Siap Jadi Contoh Inovasi Pelayanan Publik

Kudus, isknews.com – Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia Adi Suryanto mengatakan, inovasi di tubuh Pemerintah Kabupaten Kudus sudah di atas rata-rata. Ke depannya dia meyakini inovasi di Kudus dalam menyejahterakan masyarakat dapat tumbuh subur dan menjadi percontohan bagi daerah lain. Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan dalam acara penandatangan nota kesepahaman bersama yang dilakukan Pemkab Kudus dengan LAN untuk mengembangkan laboratorium inovasi di Kudus di Pendapa kabupaten, Kamis (18/8).

14059968_120300000070055102_848992771_o

Adi berpendapat, sebenarnya reformasi birokrasi yang selama ini dilakukan sudah banyak menghabiskan dana dan menguras tenaga. Namun, lanjutnya, hasilnya masih tetap sama masih belum ada perubahan. ”Kuncinya harus ada pengembangan dan inovasi program kerja nyata, sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Kami berharap besar Kudus bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Indonesia sekaligus membuktikan kualitas kemajuan yang selama ini sudah dibangun,” imbuhnya.

TRENDING :  Alquran Sebagai Pedoman Kehidupan

Menurutnya, dengan adanya pengelolaan atau pengembangan inovasi nantinya apabila ada bawahan yang memiliki gagasan bagus bisa tersampaikan. Jadi, katanya, tidak melulu atasan yang tampil sehingga ide inovatif bawahan tidak tersampaikan. ”Kunci keberhasilan suatu pemerintah Negara diawali dari keberhasilan ditingkat bawah termasuk pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Jadi sudah selayaknya mulai sekarang kita berlomba menampilkan inovasi agar semakin memajukan daerah,” jelasnya.

TRENDING :  Menpan dan RB : Kudus Bisa Jadi Contoh Bagi Daerah Lain, Bila Bisa Capai Standar Pelayanan Publik Nasional

Sementara itu Bupati Kudus menyatakan siap mendukung segala bentuk upaya kepentingan atau program untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat. Dia bertekad untuk belajar lebih baik dari mulai tingkat desa hingga jajaran SKPD agar betul-betul berinovasi dan menyajikan program yang bermanfaat untuk masyarakat. ”Bagi yang berinovasi jangan khawatir pasti akan mendapat poin dan berkesempatan mendapat promosi jabatan,” tegas Musthofa.

TRENDING :  Pendistribusian Beras Raskin Diperketat

Khusus untuk kepala desa, lanjutnya, apabila terus berinovasi akan kita usulkan penambahan dana desa. Supaya dapat dipergunakan membangun infrastruktur atau lainnya demi kemajuan desa. ”Inovasi ini wajib, kita orang Kudus kalau tidak bisa berinovasi kan malu. Dari dulu kota ini dikenal kota dagang dan bisnis, jadi harus mampu berinovasi agar tidak kalah dengan kota yang lain,” tuturnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post