Musthofa Terpilih Sebagai Ketua Harian ISEI Cabang Semarang

 

KUDUS-Rapat kerja (raker) Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang berlangsung di Hotel Griptha Kudus, Jumat (23/9). Di tanggal yang istimewa bagi Kabupaten Kudus, Bupati Kudus H. Musthofa, SE, MM yang pada kepengurusan ISEI periode sebelumnya menduduki jabatan sebagai wakil ketua, kini terpilih sebagai ketua harian untuk periode 2016-2019.

Sebagai Ketua Umum ISEI Cabang Semarang ini, dijabat oleh Prof H. M. Nasir, SE, Msi, PHd, Akt yang saat ini menjabat Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia. ISEI beranggotakan para sarjana ekonomi yang kini menduduki jabatan pada berbagai lembaga. Mulai dari lembaga pendidikan negeri dan swasta hingga lembaga pemerintahan dan berbagai profesi lainnya.

Selain kedua tokoh tersebut, kepengurusan ISEI Cabang Semarang ini juga beberapa nama lain. Diantaranya Direktur Utama Bank Jateng Dr. Supriyatno, MM sebagai Wakil Ketua I, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnia (FEB) Undip Semarang Dr. Suharmono, SE, M.Si, dan Dosen Undip Dr. Indi Djastuti, MS.

Dalam sambutannya, M. Nasir berpesan agar para anggota ISEI ini jangan mencari sesuatu dari organisasi ini. Karena tidak ada hasil berupa keuntungan apapun. Tetapi justru ISEI berperan untuk kondisi perekonomian khususnya di Jawa Tengah agar semakin sejahtera. Untuk itu, Nasir berharap seluruh anggotanya bisa memperkuat agar kualitas sumber daya manusia agar ISEI Semarang semakin baik.

”Dan Kudus ini sebagai salah satu kabupaten dengan kondisi ekonomi yang kuat. Pertumbuhan ekonominya melebihi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Salah satu kekuatannya, yaitu Kudus telah surplus pangan/beras,” kata Nasir dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Menristekdikti ini mengatakan, bahwa membangun ekonomi dilakukan secara bersama-sama melalui capacity building. Sebuah bidang ilmu tidak cukup berdiri sendiri tanpa bidang yang lain. Tetapi harus bersinggungan dengan ilmu yang lain.

”Yang paling dominan adalah bagaimana mengembangkan segala sumber daya yang ada di Jawa Tengah ini. Ada potensi apa saja? Itu yang harus dikembangkan,” imbuhnya.

Aspek geografis Jawa Tengah yang merupakan central-nya pulau Jawa dan sebagai daerah transito antara Jakarta-Surabaya, maka harus dikembangkan ekonomi yang bisa menggerakkan itu. Berikutnya adalah mendorong peningkatan seseorang utk me-manage sumber daya yang ada. Salah satunya riset dan inovasi pada tujuh bidang, dengan bidang utama di Jawa Tengah adalah bidang pertanian.

Sementara itu, Bupati Kudus H. Musthofa dalam sambutannya mengatakan bersyukur dengan kehadiran para pengurus ISEI Cabang Semarang mengikuti raker di Kudus yang bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Kudus Ke-467 pada hari itu.

”Kehadiran Bapak/Ibu merupakan spirit bagi kami. Kami akan belajar pada Bapak/Ibu semua. Kami telah mengabdi untuk daerah, jangan hanya untuk membesarkan diri,” kata Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut Musthofa mengatakan, bahwa yang terpenting pada acara sore itu adalah makna dan khidmatnya acara. Dirinya berharap selalu mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT. Karena peran dan tugas ISEI ini berihtiar untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Jawa Tengah.(rg

Facebook Comments