Nahas, Bocah Penyelam Koin di Pantai Bandengan Tewas Tenggelam

oleh
Nahas, Bocah Penyelam Koin di Pantai Bandengan Tewas Tenggelam ISKNEWS.COM
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Raehan Putra Mandala (7) ditemukan tak bernyawa di Pantai Bandengan Jepara, Kamis (2-6-2018) malam. Jasad siswa kelas dua SD ini ditemukan oleh sejumlah nelayan Desa Bandengan. Bocah warga Desa Bandengan ini diketahui sebagai penyelam uang koin dari para wisatawan.

Jasad korban ini ditemukan oleh sejumlah nelayan yang mengoperasikan perahu wisata ke pulau Panjang. Mereka adalah Krisma Prasetyo (23), dan Iswanto (38), semua warga Bandengan. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Manajer Pantai Bandengan Mat Koirum, yang kemudian meneruskan ke pihak berwenang. Setelah dievakuasi, korban terindentifikasi atas nama Raehan.

Kapolsek Jepara Kota AKP I Gede Mahendra mengatakan, berdasarkan keterangan dari dr. Agus Budi Nuryanto di RSI Sultan Hadlirin, korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, kondisi korban diperkirakan sudah meninggal beberapa jam sebelumnya. Meskipun ada luka robek pada bibir sebelah kiri sepanjang 1 cm dan lebam pada dagu, pihak RSI Sultan Haldirin memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan.

TRENDING :  BREAKING NEWS : Warung Di Besito Digerebek Satpol PP, Ratusan Botol Miras Diamankan

“Kemungkinan luka tersebut terjadi saat korban berada didasar laut dan terseret arus hingga mengenai benda-benda keras yang ada,” ujar AKP I Gede Mahendra, Jum’at (22-6-2018).

Sebelumnya di temukan meninggal dunia, korban pada Kamis (21-6-2018) siang sekitar pukul 13.00 WIB diketahui korban bersama 5 temannya berenang dibawah dermaga. Mereka meminta para wisatawan melempar koin ke laut, untuk kemudian diselami untuk diambil.

TRENDING :  Unjuk Rasa PK, Apa Hasilya?

“Sekitar jam 16.30 WIB, salah seorang operator perahu, menghampiri mereka untuk kepinggir pantai dan pulang kerumah karena sudah sore. Anak-anak ini kemudian diketahui sudah ke daratan,” kata Mat Khaerum, Menejer Pantai Bandengan.

TRENDING :  Meriah Peringatan 1 Tahun Darussalam Education Center Getassrabi

Namun, pada sekitar pukul 18.30 WIB, saksi kedua Iswanto mendapatkan kabar ditemukanya jasad yang mengapung di dilaut. Selanjutnya atas informasi ini, Iswanto melaporkan ke pihak pengelola pantai. Masih menurut Mat Koirum, dirinya dan sejumlah orang yang berada di Dermaga kemudian melakukan upaya tidak lanjut informasi ini. Dengan menggunakan perahu, pihaknya langsung mencari lokasi penemuan itu, dan memastikan bahwa korban adalah Raehan. “Kami mendapatkan jasadnya di lokasi sekitar 100 meter dari pantai,” tandasnya. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :