Napi Rutan Kelas IIB Kudus Diedukasi Ketrampilan Untuk Berkarya Lebih Nyata

oleh
Napi Rutan Kelas IIB Kudus Diedukasi Ketrampilan Untuk Berkarya Lebih Nyata
Foto: Napi rutan kelas IIB Kudus bersama Sekretaris Dinas (sekdin) Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus saat foto bersama usai penutupan pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kudus Selasa, 31 Juli 2018. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Acara penutupan pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kudus, telah usai digelar Selasa, (31/7/2018). Kegiatan pelatihan yang sudah berlangsung selama hampir satu bulan itu dalam rangka pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja Masyarakat di Lingkungan IHT (DBHCHT) dibawah naungan Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Kudus.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya di media ini, Kegiatan pembekalan diikuti oleh peserta ber KTP Kudus dengan jumlah keseluruhan 32 orang, yakni 16 napi mengikuti pelatihan Tata Kecantikan Rambut (TKR) dimulai tanggal 9 – 30 Juli 2018, sedangkan sisanya mengikuti pelatihan kelistrikan pendingin di mulai tanggal 9-23 Juli 2018.

TRENDING :  Mobil Yang Kabur Setelah Tabrak Lari Di Gabus Pati Ditemukan Di Bulung Kulon

Hadir dalam acara tersebut, Sajad, Sekretaris Dinas (sekdin) Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah kabupaten Kudus. Dalam sambutannya pihaknya mengapresiasi kepada Kepala Rumah Tahanan Kelas II B Kudus, Budi Prajitno yang telah ikut mundukung terselenggaranya acara latihan keterampilan ini sehingga dapat berjalan sesuai yang di harapkan.

Sebagaimana diketahui, Kewirausahaan telah menjadi suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapi oleh kita semua.

TRENDING :  Kebakaran Margoyoso Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Dikatakan Sajad, kegiatan pelatihan ini dipandang perlu, dalam menciptakan dan mengasah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terampil tetapi juga memiliki kemauan serta kemampuan baik, sehingga kedepannya terjadi perbaikan produktivitas dan sumber daya manusia yang akan berguna kembali ke masyarakat luas di era masyarakat ekonomi ASEAN sekarang ini dan kemudian dapat memberikan dampak positif di lingkungan sekitar. “Kami berharap ilmu yang mereka dapat selama pelatihan ini akan berguna,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Budi Prajitno juga mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama yang baik serta menambahkan secara continue akan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi warga binaan pemasyarakatan yang tinggal di dalam jeruji untuk berkarya lebih nyata di Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Perpusda, Jadi Tempat Ngabuburit yang Asyik

Kedepannya, mudah-mudahan berguna untuk menghadapi ketatnya persaingan lapangan pekerjaan yang pada dasarnya stigma masyarakat kepada mantan narapidana “prilaku negatif” bisa terbantahkan dengan keterampilan yang mereka miliki selama mendapatkan rangkaian proses pembinaan yang telah di berikan oleh petugas rutan Kudus. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :