‘Ndaut’ Menjadi Pemandangan, Yang Menarik Di Musim Awal Tanam Padi

‘Ndaut’ Menjadi Pemandangan, Yang Menarik Di Musim Awal Tanam Padi

Ndaut, Menjadi Pemandangan Yang Menarik Di Musim Tanam Padi

Kudus, isknews.com -Pekerjaan Pak tani yang terlihat di persawahan, pada waktu musim di awal bercocok tanam padi ‘ndaut’ dengan istilah Jawa seperti di kabupaten Kudus.

img-20161113-wa0001_1
Pekerja tani sedang melakukan ndaut (ISK/fatkur toha)

Dalam proses menanam padi mulai jarang dimengerti oleh sebagian pelajar dan remaja sekarang. Istilah itu lazim disebut ‘ndaut’. Yaitu kegiatan mencabut bibit dari pesemaian. Ndaut biasanya dilakukan setelah lahan siap ditanami dan umur bibit dirasa cukup. img-20161113-wa0002

TRENDING :  PLN Kudus Dan PKPU Kudus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Program KUMM

Kegiatan itu menjadi pemandangan yang menarik pada musim tanam padi tahun ini, di daerah desa Mejobo Kudus. Meski ndaut kebanyakan dilakukan oleh petani laki-laki, namun sebagian petani perempuan dijumpai juga ikut ndaut, minggu (13/11)

TRENDING :  Upaya Mendapatkan Bantuan Dana, Hibah 50 Kelompok Tani Di Undaan Sudah Berbadan Hukum

Duduk atau jongkok di pesemaian bibit, membuat bagian tubuh tengah ke bawah terendam dalam air yang ada di pesemaian. Sedangkan tangannya mencabuti benih satu persatu, kemudian setelah kira-kira satu genggaman tangan, bibit itu di ikat menjadi beberapa ikat kemudian ditaruh di lahan sawah untuk memudahkan mereka yang akan tandur ‘nandur pari’ . (FT)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post