Nekad Buka, Empat Pengusaha Karaoke di Pungkruk Ditindak

Nekad Buka, Empat Pengusaha Karaoke di Pungkruk Ditindak
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Empat pengusaha karaoke di kawasan Pungkruk, Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo akan ditindak tegas oleh jajaran Satpol PP Jepara. Hal ini setelah razia yang dilakukan Satpol PP Jepara pada Rabu (18/1/2017) lalu mendapati  keempatnya nekad membuka usahanya itu. Empat pengusaha itu yakni Mulud, Solkhan, Marwan dan Arifin.
Kabid Penegakan Perda dan Penertiban Satpol Pp Jepara Sutarno mengemukakan, empat pengusaha karaoke ini jelas melanggar Perda Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Usaha Kepariwisataan. “Berkas penyidikan sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Jepara dan segera akan disidangkan,” katanya.
 
Menurut Sutarno, dalam razia yang digelar itu, satpol PP juga mendapati beberapa pemandu karaoke yang beroperasi di tempat karaoke itu. Selain berasal dari Jepara, beberapa  PK juga berasal dari wilayah skitar seperti Pati. “Peringatan juga kita berikan kepada PK yang masih bekerja di tempat itu. Jika nanti di kemudian hari didapati kembali tentu akan diambil tindakan tegas,” jelasnya.
Menurut sanksi yang diterapkan dalam perda tentang pariwisata itu, maka keempat pengusaha karaoke tersebut terancam dengan sanksi kurungan makismal 3 bulan serta denda maksimal Rp.50 juta. “Mereka sebenarnya sudah kita berikan arahan, namun nekad buka ya harus ditindak,” katanya.
Seperti diketahui, kawasan Pungkruk tersebut, sebenarnya sudah di bongkar oleh Pemkab Jepara dua tahun lalu, lantaran keberadaanya sudah tidak sesuai lagi dengan ketentuan. Kawasan yang di plot sebagai kawasan kuliner itu, justru tumbuh sebagai pusat karaoke di Jepara. Pasca perobohan bangunan karaoke itu, pemkab akan mengembalikan kawasan Pungkruk sebagai kawasan wisata kuliner. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Penghargaan Adipura Kirana Jepara Hari Ini Di Iring Keliling

Share This Post