Nelayan Berharap Ganjar Bisa Berikan Keamanan Ketika Melaut

by

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Sekitar seratusan nelayan Cantrang dan Nelayan kapal Pursin juwana berkumpul di pendopo Kecamatan Juwana untuk melakukan dialog dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (18/01).

Dialog kali ini membahas tentang perpanjangan atau masa transisi selama 6 bulan terhitung hingga 30 Juni 2017 yang di keluarkan oleh Menteri Perikanan dan Kelautan untuk Nelayan yang menggunakan alat tangkap Cantrang segera beralih mencari alat tangkap baru selain Cantrang yang di anggap merusak ekosistem ikan di laut. Tak hanya membahas terkait alat tangkap Cantrang namun dialog kali ini juga membahas tentang keamanan dan beberapa peraturan Menteri Susi yang di anggap nelayan masih perlu di kaji lebih dalam untuk bisa di aplikasikan di lapangan.

Kasmijan salah satu Nelayan Cantrang Juwana menanyakan tentang perpanjangan masa transisi yang di berikan pemerintah selama 6 bulan, kemudian dia juga menanyakan bagaimana tentang SIPI (Surat Ijin Penangkapan Ikan) ketika kemarin sedang saya urus untuk perpanjangan ternyata sudah tidak bisa diperpanjang lagi..? kemudian tentang keamanan ketika Nelayan sedang melaut antar propinsi kemudian kita di tanggkap, dianggap kita melanggar oleh petugas di laut karena dokumen tidak lengkap, sedangkan areal tangkap kapal di Juwana rata-rata hingga ke luar propinsi, contoh di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat bahkan hingga ke Papua”.

KOMENTAR SEDULUR ISK :