Ngabuburit Sambil Main Sepatu Roda, Yuk

oleh
Ngabuburit Sambil Main Sepatu Roda, Yuk
Foto: Anak-anak yang tengah bersepatu roda di Skatepark di Balai Jagong Kudus, Selasa (29-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sore itu, ratusan masyarakat tumpah ruah memadati Balai Jagong Kudus. Meskipun tengah berpuasa, hal tersebut tidak menghentikan langkah masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas positif. Sembari menunggu waktu berbuka, pengunjung yang hadir menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang ringan, jalan santai hingga berolahraga.

Salah satu olahraga yang banyak dilakukan di Balai Jagong, sore itu adalah sepatu roda. Berkumpul di area Skatepark, puluhan anak terlihat bahagia bisa meluncur menyusuri area tersebut dengan sepatu roda. Tawa dan jeritan kebahagiaan itu, cukup menggambarkan kebahagiaan yang mereka rasakan senja itu.

TRENDING :  Jelang Lebaran

Di tengah keseruan bermain sepatu roda, tak jarang anak-anak itu terjatuh karena kehilangan keseimbangan. Saat ada anak yang terjatuh, dengan sigap orang tua mereka mendekat dan membantu anaknya berdiri. Meskipun beberapa kali terjatuh, anak-anak tersebut tidak menangis dan masih terlihat ceria melanjutkan permainan sepatu roda.

Ngabuburit Sambil Main Sepatu Roda, Yuk
Foto: Anak-anak yang tengah bersepatu roda di Skatepark di Balai Jagong Kudus, Selasa (29-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Diungkapkan oleh Wahyuni, warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, jika ia kerap mengajak anak-anaknya untuk bermain sepatu roda di Balai Jagong Kudus. Pemilihan tempat ini dikarenakan tempatnya yang nyaman dan tidak mengganggu lalu lintas, sehingga aman untuk anak-anak.

TRENDING :  PAD Parkir Khusus Februari 2018 Naik 39,84 Persen

“Kalau saya pribadi lebih suka, jika anak-anak bermain sepatu roda di sini. Tempatnya nyaman dan tidak mengganggu lalu lintas, sehingga aman untuk pemula seperti anak saya. Selain itu, di sini temannya banyak, jadi anak saya bisa betah berlama-lama bermain sepatu roda,” kata Yuni, sapaan akrabnya, Selasa, (29-05-2018).

Diakui oleh Ibu dengan dua anak ini, mengajak anak bermain sepatu roda merupakan salah satu strateginya agar anaknya betah berpuasa penuh. Dengan bersepatu roda, anak akan lupa rasa lapar dan haus saat berpuasa.

TRENDING :  PMI Kudus Gelar Uji Kecakapan PMR Tingkat Mula, Madya dan Wira

Selain untuk mengalihkan rasa lapar dan haus anaknya, bersepatu roda menjadi solusi bagi Yuni agar anaknya mau berolahraga. Saat puasa, orang cenderung malas bergerak sehingga cenderung nampak lemas dan lesu. Untuk itu, ia mengajak anaknya untuk tetap melakukan aktivitas positif dengan bersepatu roda.

“Dari pada malas-malasan di rumah, lebih baik anak-anak saya ajak untuk bermain di sini. Dengan bersepatu roda, anak bisa berpuasa dengan ceria dan tetap terjaga kesehatannya,” tangkasnya. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :