OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi

by
isknews

Ekonomi, isknews.com – Fintech istilah yang digunakan untuk menyebut suatu inovasi di bidang jasa finansial. Kata Fintech sendiri berasal dari kata Financial dan Technology yang mengacu pada inovasi finansial dengan sentuhan teknologi modern. Jenis usaha Fintech di Indonesia bervariasi antara lain Lending, Payments, Crowdfunding, Retail Investing, dan lain-lain.

TRENDING :  Simak, Tips Tangkal Investasi Bodong

Untuk mendukung pengembangan Financial Technology (Fintech) tersebut, Bambang Kiswono Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY menyampaikan bahwa saat ini OJK telah menerbitkan POJK No. 77/POJK.01/2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Langsung Berbasis Teknologi Informasi (LMPUBTI) atau Peer-to-Peer Lending.

Dalam POJK tersebut, penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi diatur bahwa Badan hukum penyelenggara harus berbentuk perseroan terbatas atau koperasi dengan modal disetor bagi perseroan terbatas paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan modal sendiri bagi koperasi paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) yang dibayarkan pada saat pendaftaran. Berbeda dengan proses pendaftaran, pada saat pengajuan permohonan perizinan, “Penyelenggara wajib memiliki modal disetor atau modal sendiri paling sedikit Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah). Perseroan terbatas dapat didirikan dan dimiliki WNI dan/atau WNA dan/atau badan hukum asing (paling banyak 85 %),” katanya saat jumpa pers, Senin (30/10/17).

TRENDING :  Kegiatan Usaha Pada 7 Entitas Investasi Online Bodong Dihentikan OJK

KOMENTAR SEDULUR ISK :