OJK Edukasi Masyarakat Tentang Pasar Modal dan Tips Berinvestasi Cerdas

oleh
Hoesen (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK)
Aman Santosa (Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY)
Inarno Djajadi (Direktur Utama Bursa Efek Indonesia). (Dokumentasi OJK)

Ekonomi, ISKNEWS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal akan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Terpadu Pasar Modal (SEPMT) 2019 di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 13-15 Maret 2019.

Aman Santosa, Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY mengatakan bahwa kegiatan inimerupakan hasil kerjasama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan stakeholder lainnya.

Adapun tujuan dari kegiatan dimaksud, yang pertama adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya di daerah atas informasi aktual perkembangan di Pasar Modal, kedua untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman.

TRENDING :  Bantuan Pengungsi di Balai Desa Jati Wetan Terus Mengalir

Kemudian ketiga sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di Pasar Modal, keempat untuk memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui Pasar Modal, dan yang terakhir adalah sebagai wujud kongkret dari recycle pungutan OJK.

Selain itu kegiatan ini juga mengajak perusahaan perusahaan yang potensial di
Jawa Tengah untuk dapat menjadi Perusahaan Terbuka yang sahamnya dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Sampai dengan saat ini sudah terdapat 10 perusahaan potensial yang berminat untuk menjadi Perusahaan Terbuka.

Sementara itu berdasarkan survei indeks literasi keuangan tahun 2016, menurut Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK mengatakan, Indeks Pasar Modal Nasional sebesar 4,4% meningkat dari yang sebelumnya di tahun 2013 yaitu sebesar 3,79%, artinya dari 2013 – 2016 mengalami peningkatan sebesar 0,61%.

TRENDING :  Kepala Desa Diminta Sisihkan Dana Desa Untuk Bidang Kesehatan

Sedangkan untuk indeks inklusi Nasional tahun 2016 juga mengalami peningkatan
dari 0,11% di tahun 2013 menjadi 1,25% di tahun 2016, meningkat sebesar 1,14%.

Data Pasar Modal Provinsi Jawa Tengah Secara umum, jumlah investor Pasar Modal sektor saham di Provinsi Jawa
Tengah per Desember 2018 berjumlah 81.408 investor. (sumber data OJK)

TRENDING :  29 Pasien Bibir Sumbing Ikut Operasi Gratis di RS ‘Aisyiyah

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 yaitu 34.490.835 jiwa, maka jumlah penduduk Jawa Tengah yang
berinvestasi di sektor saham kurang lebih sebesar 0,24% dari total jumlah
penduduk.

Hingga saat ini, lanjut Hoesen, terdapat 9 (sembilan) Emiten saham dan 1 (satu) Emiten obligasi di Provinsi Jawa Tengah, Perusahaan Efek ada 25 (dua puluh lima) Kantor Cabang, Manajer Investasi ada 1 (satu) kantor cabang yaitu Sinarmas Asset Management dan terakhir Galeri Investasi BEI di Jawa Tengah ada 40 (empat puluh). (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :