One Single Data System Segera Diterapkan

oleh
Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara Yoso Suwarno memberikan pemaparan dalam Forum Statistik Daerah. (zaki/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Pemkab Jepara akan menerapkan One Single Data System (OSDS) untuk memudahkan pengelolaan data. Untuk itu, kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jepara diminta untuk melengkapi data dimasing – masing instansi. Harapannya, melalui OSDS ini semua data yang terkumpul pada web Pemkab akan lebih mudah diakses secara cepat, lengkap dan akurat. Hal ini disampaikan oleh Sekda Jepara Sholih di Forum Statistik Daerah yang di ruang Sosrokartono Setda Jepara, Kamis (12-4-2018).

TRENDING :  Ini Dia Cara Jitu, Deteksi Guru Nakal

Menurut Sholih, di era sekarang yang menuntu pengelolaan data secara digital, maka OSDS ini penting untuk mengintegrasikan semua data yang ada. Setidaknya ada tiga cara dalam mengumpulkan data statistik menggunakan tiga hal, statistik dasar, sektoral dan khusus.

“Data secara umum sangat banyak, sedangkan untuk data khusus masih terbatas. Untuk itu setiap OPD harus mengetahui data dari tahun pertama dengan mengkalkulasi berapa kebutuhan yang akan dimasukkan dalam Renstra. Data yang dimasukkan juga harus akurat, sesuai dengan keadaan yang ada karena akan sangat mempengaruhi perencanaan,” ungkap Sholih.

TRENDING :  Peran Masyarakat Dalam Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Minim

Sementara itu, perwakilan Badan Pusat Statistic (BPS) Jepara Totok Tavirijanto mengatakan, tidak dapat dihindari sekarang ini keberadaan data sangat penting. Sebab untuk pengambilan keputusan atau kebijakan diperlukan data yang akurat.

Totok menambahkan, pengumpulan data statistik sektoral sebagai data yang ada pada OPD harus melakukan survey terkait dengan instasi masing – masing. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan komunikasi dengan BPS untuk melengkapi data. “Data sektoral menjadi hal yang penting, sehingga dengan engan adanya Single Data System yang dilakukan oleh OPD dalam statistik sektoral, maka semua data yang masuk akan dapat diakses dengan cepat untuk melihat berapa capaian yang ada di daerah,” jelasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :