Operasi Patuh Candi 2018 di Kudus, Banyak Pelajar Terjaring Razia

oleh
Operasi Patuh Candi 2018 di Kudus
Satlantas Polres Kudus menggelar razia dalam rangka Operasi Patuh Candi 2018 di Jalan Ahmad Yani Kudus, Jumat (04-05-2018). (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Puluhan pelajar terjaring razia dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2018 di Kudus. Kebanyakan pelajar yang terjaring tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Masih banyak pelajar yang tidak memiliki SIM tapi sudah mengendarai sepeda motor di jalan,” kata Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto melalui KBO Satlantas Iptu Sucipto ketika ditemui awak media saat menggelar razia di Jalan Ahmad Yani Kudus, Jumat (04-005-2018).

TRENDING :  Kapolda Jateng Ajak Santri Daftar Polisi

Dijelaskan, selama Operasi Patuh Candi 2018 di Kudus sejak Kamis 26 Mei 2018 sudah banyak pelajar yang terjaring dikenakan sanksi tilang.

Selebihnya masih banyak ratusan yang diberi sanksi teguran saja, karena pelanggaran yang dilakukan masih memenuhi toleransi. Seharusnya kalau mereka sudah memiliki cukup umur harus membuat SIM. Kalau belum jangan memakai sepeda motor dulu,” ujarnya.

TRENDING :  Sosialisasikan Penerimaan Anggota Polri, Polres Jepara Gelar Aksi 123

Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2018 dilakukan serentak selama dua pekan, terhitung mulai Kamis 26-04-2018 hingga Rabu, 09 Mei 2018 mendatang. Operasi ini digelar serentak seluruh Indonesia dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berkendara.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kudus Iptu Upoyo menambahkan, sebenarnya kesadaran masyarakat Kudus khususnya di kawasan perkotaan sudah baik dalam menaati peraturan lalu lintas.

TRENDING :  TMMD Tumbuhkan Rasa Sinergitas Antara TNI/POLRI dan Masyarakat

Sebagian besar pengendara yang melintas sudah tertib membawa helm. Hanya saja masih banyak yang tidak tertib administrasi. “Ada yang tidak membawa STNK dan SIM karena lupa, ada pula yang tidak membawa SIM karena belum buat,” ungkapnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :