Organisasi Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Gelar Pertunjukan Budaya

oleh
Foto: Pertunjukan budaya di Gedung 45 Semarang, Minggu (08-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sebagai upaya pengenalan dan pelestarian nilai-nilai esensialitas budaya masa lalu. Organisasi Masyarakat Adat Nusantara (Matra) menggelar kegiatan pengukuhan Matra Eks Karesidenan Semarang dan pagelaran budaya nusantara di Gedung Juang 45 Semarang.

Kegiatan yang dilakukan pada Minggu (08-04-2018) tersebut, turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Matra, kph Jais Wiroyudho Alam Syah, Sultan Gowa, Sultan Bulungan Kalimantan Selatan dan perwakilan Matra dari beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagai pembuka acara, disajikan pertunjukan tari bedaya sekar ningrat. Pada kegiatan tersebut kph Jais Wiroyudho Alam Syah, menyampaikan kepada segenap anggota Matra untuk senantiasa menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada di masing-masing daerah.

TRENDING :  Gebyar Kirab Budaya Ritual Rebo Wekasan Di Desa Jepang Mejobo Berlangsung Meriah

“Sudah menjadi kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia, untuk menumbuhkan kembali budaya dan kearifan lokal di negeri ini. Langkah awal yang harus dilakukan dengan menepiskan isu sara yang menyelimuti suatu budaya. Dengan demikian masyarakat akan memandang budaya sebagai sesuatu yang luhur,” kata Ketua DPP Matra tersebut.

Dilanjutkannya, “Jika masyarakat mampu memandang budaya sebagai sesuatu yang luhur dengan pemaknaan yang utuh. Maka akan muncul rasa cinta pada budaya tersebut. Karena budaya adalah kuncaraning negari atau cahaya negeri, yang sudah menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga agar cahaya tersebut terus bersinar.”

TRENDING :  Jenis-Jenis Budaya di Kabupaten Kudus

Diakhir acara tersebut dilakukan penyematan kekancing Matra, kepada segenap anggota Matra Eks Karesidenan Semarang. Setelah itu, pengunjung dimanjakan dengan tari-tarian dan berbagai kebudayaan lokal.

Foto: Pertunjukan budaya di Gedung 45 Semarang, Minggu (08-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Organisasi Masyarakat Adat Nusantara ini merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan yang bergerak untuk menumbuhkan kembali rasa cinta dan menjaga budaya yang ada di Nusantara. Organisasi ini beranggotakan beberapa negara di Nusantara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

Mengingat Indonesia adalah negara yang luas dengan beribu budaya dan kearifan lokal. Untuk menjaga semua itu, Matra kini mengular ke seluruh penjuru kota di Indonesia.

Di Kabupaten Kudus, organisasi ini masuk ke dalam naungan Matra Eks Karesidenan Pati, bersama beberapa kota seperti Jepara dan Rembang. Dengan beranggotakan 200 orang, organisasi ini terus tumbuh dan berkembang untuk menjaga budaya dan kearifan lokal yang ada di Eks Karesidenan Pati.

TRENDING :  Kearifan Lokal Perlu Dijaga Dan Dipelihara Karena Itu Bisa Jadi Penanda Datangnya Bencana

Ketua Matra Eks Karesidenan Pati, Raden Edy Kurniawan, memaparkan jika kegiatan yang dilakukan oleh Matra Eks Karesidenan Pati berupa melakukan latihan berbagai tarian adat, seni ketoprak dan diskusi tentang budaya.

“Kami juga telah menjalin kerja sama dengan paguyuban tirto arum untuk nguri-nguri budaya di Eks Karesidenan Pati,” pungkas Edy. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :