Pabrik Kerupuk di Pasuruhan Lor Terbakar

oleh
Pabrik Kerupuk Terbakar
Foto: Petugas pemadaman kebakaran mencoba mengatasi api yang membakar pabrik kerupuk di Desa Pasuruhan Lor. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Musibah kebakaran menimpa sebuah pabrik kerupuk di Desa Pasuruhan Lor RT 02 RW 04, Kecamatan Jati, Senin (12-02-2018). Beruntung api tak menyambar ke permukiman warga, karena dapat diketahui pekerja ketika belum membesar.

Salah seorang karyawan, Sri Lestari (40) mengatakan, si jago merah mulai mengamuk diperkirakan pada pukul 12.00 WIB. Saat itu dirinya sedang istirahat makan siang di dekat lokasi. Tiba-tiba temannya yang berada di dalam ruang oven berteriak meminta tolong.

“Kebakaran, kebakaran. Saya lari menuju lokasi. Ternyata api sudah membumbung tinggi dari tungku oven yang sedang dioperasikan,” katanya.

TRENDING :  Toko Makanan Ringan Pasar Porda Juwana Terbakar

Karena besarnya api yang membakar, dirinya kemudian meminta pertolongan dari warga sekitar. Kemudian menghubungi pemadam kebakaran. Dijelaskan, oven yang diduga kuat menjadi penyebab kebakaran, saat itu sedang digunakan untuk mengoven krecek sekitar 2 kuintal.

“Cukup banyak, 2 kuintal itu kalau dikonversi menjadi rupiah sekitar Rp 3,5 juta. Tapi beruntung kebakaran tidak menghanguskan permukiman warga, karena lokasi kebakaran merupakan permukiman padat,” tandasnya.

Salah seorang warga sekitar, Suharni yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kebakaran mengungkapkan, sempat memiliki perasaan was-was, takut api merembet ke rumahnya. “Yang terpikir saat itu hanya menyelamatkan diri dan cucu saya. Tapi Alhamdulillah, api bisa dipadamkan.”

TRENDING :  Ditinggal Silaturahmi, Rumah di Dukuh Ngipik Terbakar Hebat

Sementara itu, Kepala Desa Pasuruhan Lor, Nor Badri menjelaskan, kebakaran diduga berasal dari oven yang bocor sehingga menyambar kayu yang ada di dekatnya. Api kemudian membumbung tinggi hingga membakar kayu atap.

Kerugian, menurutnya, ditaksir mencapai Rp 25 juta baik itu kerusakan materiil maupun kerugian akibat krecek (bahan -red) kerupuk yang tidak bisa dipakai karena tersiram air saat pemadaman.

TRENDING :  Bara Api Membakar Habis Bus Madu Kismo

Badri menambahkan, peristiwa ini menjadi pelajaran bersama, khususnya bagi pengusaha pembuat kerupuk. Sebab di wilayahnya sedikitnya terdapat 24 usaha serupa.

“Intinya kami imbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan pada saat proses pengovenan. Kalau bisa tinggi tempat oven dibuat minimal 5 meter agar lebih aman,” pungkasnya.

Dari pantauan isknews.com, kebakaran menghanguskan hampir seluruh isi ruang pengovenan. Sedikitnya empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan, untuk megatasi si jago merah yang mengamuk selama hampir satu jam. (MK/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :