PAD Kabupaten Kudus TA 2016 Optimistis Capai Target

Kudus, isknews.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus, tahun anggaran (TA) 2016, optimistis memenuhi target. Hal itu bisa dilihat dari realisasi sampai dengan akhir Nopember 2016, sudah mencapai sebesar 94,65 persen. pad-kudus

Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Kekayaan Daerah (DPPKD) Kabupaten Kudus, Eko Jumartono, yang dihubungi isknews.com, Rabu (28/12), mengatakan hal itu. Menurut dia, pada TA 2016 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, pada perolehan PAD, menetapkan target sebesar Rp 287.096.753.000. Dari PAD , sampai dengan akhir Nopember 2016, realisasi mencapai Rp 271.746.326.138, atau sebesar 94,65 persen. “Masih ada waktu satu bulan lagi, sampai dengan akhir Desember 2016. Dengan kekurangan yang hanya 5,35 persen itu, optimistis bisa mencapai target 100 persen.”

Baca Juga :  Laporan Tahunan BNPB : Longsor Penyebab Korban Tewas Terbanyak Sepanjang 2014

Dia menerangkan, PAD Kabupaten Kudus itu diperoleh dari empat jenis penerimaan, yakni pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah dan lain-lain PAD yang sah. Rinciannya, hasil dari pajak daerah yang terdiri atas 11 item, diantaraya pajak hotel, restoran, hiburan, reklame dan penerangan jalan, dari target yang ditetapkan Rp 77.322.717.000, realisasi sampai dengan akhir Nopember 2016, sebesar Rp 77.904.493.244, melampuai target 100,75 persen.
Retribusi daerah, terdiri tiga item, yakni retribusi jasa umum, retribusi usaha dan retribusi perijinan tertentu, target yang ditetapkan Rp 18.161.100.000, realisasi sampai dengan akhir Nopember 2016, sebesar Rp 15.168.691.510, atau 83,32 persen.

Baca Juga :  Birul Walidain

Selanjutnya, pengelolalan kekayaan daerah, terdiri dari tiga item, yakni pengeleloaan kekayaan yang didepositokan, bagi laba atas penyertaan modal BUMD dan bagi hasil penyertaan modal swasta, target yang ditetapkan Rp 6.437.701.000, realisasi sampai dengan akhir Nopember 2016, sebesar Rp 5.492.440.207, atau sebesar 83,52 persen.

Jenis penerimaan yang terakhir adalah, lain-lain PAD yang sah, yang terdiri atas 28 item, meliputi hasil penjuakan asset daerah, penerimaan jasa giro, pendapatan bunga deposito, pendapatan denda pajak, denda retribusi, pemanfaatan kekayaan daerah, dari target Rp 93.073.000. “Realisasi sampai dengan akhir Nopember 2016, sebesar Rp 131.513.900, melampaui target sebesar 141,30 persen,” jelas Kepala DPPKD Kabupaten Kudus itu.(DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?