Pada RAPBD Kabupaten Kudus TA 2018 Belanja Pegawai Naik

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Rancangan APBD Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2018, telah selesai dievaluasi oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dari hasil evaluasi itu, Rancangan APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, tidak mengalami perubahan, yakni sebesar Rp 1.704.415.531.000.
Hanya pada bagian Belanja Langsung, belanja modal dan belanja barang dan jasa, jumlahnya ditekan atau dikurangi. Namun kelebihan anggaran dari pengurangan itu dialihkan ke Belanja Pegawai, sehingga Rancangan APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, tidak mengalami defisit.

TRENDING :  Cuaca Buruk, Harga Sejumlah Komoditas Melonjak

Hasil evaluasi Gubernur Jateng terhadap APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, sudah ditanggapi oleh Bupati Kudus H Musthofa. Perubahan APBD itu disampaikan kepada DPRD, dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, bertempat di ruang rapat utama, Kamis (28/12/17).

Penjelasannya sebagai berikut, Rancangan APBD Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2018, terbagi Pendapatan dan Belanja. Untuk Pendapatan, jumlahnya sebesar Rp 1.740.415.531.000, diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebasar Rp 319.049.890.000, Dana Perimbangan sebesar Rp 1.091.842.837.000, dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah, sebesar Rp 329.522.804.000.

TRENDING :  Pelantikan Susulan Empat Desa Yang Sebelumnya Gagal Rekrut PPD

Sedangkan Belanja, jumlahnya sebesar Rp 1.803.484.250.000, terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 990.636.040.000, dan Belanja Langsung sebesar Rp 812.848.210.000. Pada bagian belanja langsung inilah, untuk belanja Barang dan Jasa yang sebelumnya sebesar Rp 418.908.492.000, ditekan menjadi Rp 418.535.103.000, juga Belanja Modal ditekan dari Rp 343.991.469.000, menjadi 343.948.644.000.

Dari pengurangan pada dua item belanja modal itu, ada kelebihan sebesar Rp 416.241.000. kelebihan dana itu ditambahkan atau dialihkan ke Belanja Pagawai, sehingga jumlahnya Belanja Pegawai yang semula sebesar Rp 49.948.249.000, bertambah menjadi sebesar Rp 50.364.463.000.
Dalam APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, dari jumlah Pendapatan sebesar Rp 1.740.415.531.000 dan Belanja sebesar Rp 1.803.484.250.000, terjadi atau mengalami defisit Rp 63.068.719.000. Namun defisit itu ditutup dari anggaran pembiayaan daerah yang besarnya sama, yakni Rp 63.568.719.000, setelah dikurangi pengeluaran Pembeayaan Daerah, sebesar Rp 500.000.000. (DM)

TRENDING :  Industri Hasil Tembakau Masih Jadi Primadona

KOMENTAR SEDULUR ISK :