Paguyuban Driver Online Kupat Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

oleh
Paguyuban Driver Online Kupat Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan
Foto: PDOK yang tengah melakukan buka bersama dengan anak yatim di salah satu rumah makan di Kudus, Selasa (05-06-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Paguyuban Driver Online Kupat (PDOK) Kudus mengadakan acara buka puasa bersama anak yatim dari PAY Samsah Singocandi. Acara yang bertajuk dari driver untuk sesama ini dilaksanakan di salah satu rumah makan Kudus.

Ketua PDOK, Fikri mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian paguyuban, terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan buka bersama anak yatim ini juga menjadi wadah dari para driver online untuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.

TRENDING :  Rumah Unik, Rumah Adat Kudus

“Di bulan ramadan ini, kami berusaha merangkul dan berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan sesama. Utamanya pada mereka yang membutuhkan,” kata Fikri.

Selain berbuka dengan anak yatim, PDOK juga rutin melakukan aksi sosial seperti berbagi nasi kotak yang dilakukan setiap hari Jumat.

Paguyuban Driver Online Kupat Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan
Foto: PDOK yang tengah melakukan buka bersama dengan anak yatim di salah satu rumah makan di Kudus, Selasa (05-06-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

“Kami rutin menyelenggarakan kegiatan pembagian nasi kotak setiap hari Jumat pada minggu pertama dan ketiga setiap bulannya. Kegiatan ini menjadi wadah kami, untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya, Selasa (05-06-2018).

TRENDING :  Rehab Selesai Jalan Tenggeles – Dau Sudah Bisa Dilewati

Sebagai paguyuban driver online terbesar di Kabupaten Kudus, yang memiliki anggota sebanyak 130 orang, tergabung dalam beberapa mitra driver aplikator. Fikri mengatakan, PDOK berkomitmen untuk memberikan solusi model transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.

Untuk ciri khas dari anggota PDOK dapat dilihat dari mobilnya yang tertempel stiker KUPAT. Stiker ini berjumlah empat, yang menandakan gabungan dari empat Kabupaten di Lereng Muria, yaitu Jepara, Kudus, Pati dan Rembang.

“Selain itu, warna merah putih dari stiker itu bermakna berani dan suci. Stiker ini tertempel di pojok atas kaca depan dan belakang mobil. Dengan stiker ini, kami berharap lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :