Panwas Temukan Data Ribuan Pemilih Bermasalah

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhrie saat memantau uji publik DPS di Balaidesa Lebuawu Kecamatan pecangaan, beberapa waktu lalu. (Zacky/isknews.com)

Jepara, ISKNEWS.COM – Panwaslu Kabupaten Jepara menemukan ribuan data pemilih yang bermasalah di Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur Jateng 2018. Ratusan diantaranya bahkan Tidak Memunuhi Syarat (TMS) lantaran beberapa sebab seperti meninggal dunia hingga pindah domisili.

Ketua Panwaslu Kabupaten Jepara, Arifin mengatakan, pencermatan yang dilakukan tersebut menemukan sebanyak 1.392 data pemilih yang terindikasi bermasalah. Sebanyak 589 nama terindikasi kuat TMS. Ribuan data pemilih yang bermasalah itu sudah direkomendasikan ke KPU untuk ditindaklanjuti. “Pencermatan ini dilakukan jajaran panwas mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” katanya.

TRENDING :  Pemkab Jepara Kembali Luncurkan Tiga Program Inovatif

Dari ribuan data pemilih yang bermasalah tersebut, lanjut Arifin, ditemukan pemilih ganda identik (kesamaan nama, NIK, Nomor KK, alamat, dan lainnya) sebanyak 481 pemilih. Ditemukan pula kesalahan penulisan nama pemilih sebanyak 11 pemilih, kesalahan alamat sebanyak 124 pemilih, kesalahan tulis data sebanyak 92 pemilih dan elemen tidak lengkap lainnya sebanyak 72 pemilih.

TRENDING :  Tarik Pemilih Pemula, TPS 1 Kuryokalangan, Pati Pasang Foto booth

Sementara untuk pemilih terindikasi kuat tidak memenuhi syarat yakni sebanyak 18 pemilih tidak dikenal, pemilih tidak cukup umur sebanyak lima orang dan pemilih yang telah meninggal dunia 489 orang. Ditemukan pula pemilih yang pindah domisili sebanyak 95 pemilih.

“Dari data-data itu, sebagian kemungkinan sudah masuk data PPS yang menjalankan uji publik. Tapi bagaimanapun kami tetap menyerahkan data hasil pencermatan sebagai bentuk peran aktif jajaran pengawas untuk memastikan data pemilih bisa valid.” tandas Arifin.

TRENDING :  Ikuti PKB, Hanura dan PPP Pastikan Usung Tamzil-Hartopo di Pilbup Kudus

Sebelumnya, KPU Jepara memang mengharapkan ada masukan atau rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Jepara. Khususnya dalam tahapan uji publik DPS. Khusus kepada Panwas KPU meminta agar DPS ini dicermati dan kemudian memberi rekomendasi secara tertulis kepada KPU Jepara. Masukan ini penting, karena Panwas turut berperan menentukan derajat data pemilih. (ZA/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :