Panwas Temukan Ribuan Data Ganda Pada DPS di Kudus

oleh
Foto: Suasana Uji Publik pengumuman DPS di Kecamatan Kota beberapa waktu lalu. (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kudus menemukan ribuan data pemilih ganda pada daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada 2018 yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus beberapa waktu lalu.

Data ganda tersebut ditemukan setelah Panwaskab Kudus mengecek DPS menggunakan aplikasi data ganda. Hasilnya ditemukan sebanyak 1.928 nama pemilih pada DPS untuk Pilkada serentak 2018 di Kudus yang terindikasi ganda.

Ketua Panwaskab Kudus, Moh Wahibul Minan menjelaskan, dari 1.928 nama pemilih di DPS tersebut, terdapat nama pemilih yang terindikasi ganda lintas desa dan lintas kecamatan. Ada pula yang ganda nama, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir serta ada yang ganda nomor KK.

TRENDING :  Besok, 185 Peserta Ikuti Tes Tertulis Panwascam

Jumlah tersebut tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah nama terindikasi ganda terbanyak terdapat di Kecamatan Jati yang mencapai 378 nama. Sedangkan paling sedikit di Kecamatan Undaan hanya 71 nama yang menyangkut ganda pada nomor KK, NIK, nama dan tanggal lahir yang tercatat sebanyak 1.650 nama.

“NIK, nama dan tanggal lahir hanya tercatat sebanyak 239 nama. Sedangkan ganda lintas desa tercatat sebanyak 33 nama dan lintas kecamatan tercatat sebanyak enam nama,” katanya, Jum’at (06-04-2018).

Minan membeberkan, Panwaskab Kudus memiliki aplikasi khusus untuk melakukan pencermatan terhadap hasil DPS. Meski begitu pihaknya tetap melakukan pencermatan secara konvensional atau pengamatan secara langsung yang dilakukan oleh Panwascam dan PPD/PPL.

TRENDING :  59 Peserta Duta Wisata Kudus Ikuti Ujian Tertulis

Seluruh hasil temuan sudah disampaikan kepada KPU Kudus agar ditindaklanjuti, menyusul laporan sebelumnya terkait hasil temuan sebanyak 5.165 data pemilih di DPS Pilkada serentak 2018 di Kudus yang dianggap bermasalah.

“Karena menurut kami terdapat data pemilih ganda sebanyak 3.356 pemilih, selebihnya data pemilih bermasalah karena tidak lengkap,” imbuhnya.

Minan mencontohkan, di wilayah Kecamatan Dawe ditemukan sebanyak 314 data ganda. Panwaskab melalui Panwaslu Desa masih terus mencermati data DPS yang mulai diuji publik oleh KPU Kudus secara serentak di masing-masing PPS.

TRENDING :  Desa Dukuh Waringin Resmi Jadi Rintisan Desa Wisata

Terpisah, Komisioner KPU Kudus, Syafiq Ainurridho mengatakan, sudah menidaklanjuti temuan Panwaskab Kudus untuk dicermati jajarannya di tingkat PPS.

“Jika benar ada yang ganda, tentunya akan dilakukan perbaikan, baik ganda NIK, KK maupun data lainnya,” ujarnya.

Untuk tahap awal, katanya, pencermatan difokuskan untuk ganda nama, NIK, KK maupun tanggal lahir serta ganda di tingkat TPS. “Baru dilanjutkan tahap selanjutnya ganda lintas desa atau kecamatan.” pungkasnya. (MK/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :