Panwaskab Kudus Temukan Joki Petugas Coklit

by
Petugas PPDP ISKNEWS.COM
Foto: Petugas PPDP saat melakukan coklit. (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Panwaskab Kudus menemukan kasus dugaan penjokian yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di dua desa yakni Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati dan Bulungkulon, Kecamatan Jekulo. Penjokian tersebut terkait kegiatan nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) sejak 20 Januari – 20 Februari 2018.

TRENDING :  PKB Blora Usung Marwan Jafar Maju Pilgub Jateng

Komisioner Panwaskab Kudus, Bidang SDM dan Organisasi, Eni Setyoningsih mengatakan, pihaknya menemukan delapan PPDP yang melakukan penjokian, dengan rincian tujuh PPDB di Pasuruhan Kidul dan satu lainnya di Bulungkulon.

“Kami mendapatkan laporan dari Panwascam terkait adanya praktik perjokian PPDP yang melakukan coklit ke rumah warga. Pencoklitan yang seharusnya dilakukan PPDP, justru dilakukan orang lain yang tidak memiliki SK,” katanya kepada sejumlah media di Kantor KPU Kudus, belum lam ini.

TRENDING :  Buntut Foto Bersama Cawabup di Medsos, Camat Jekulo dan Sejumlah Kades Dipanggil Panwas

Ketua Panwaskab Kudus, M Wahibul Minan mengatakan, laporan penjokian itu diduga dilakukan oleh RT. Hal itu informasinya sudah ada kesepakatan dengan RT masing-masing.

“Mereka melakukan praktik pergantian petugas PPDP, alasannya karena untuk memudahkan proses coklit,” ujarnya berdasarkan laporan Panwascam.

TRENDING :  Inilah Potret Kehidupan Buruh di Kabupaten Kudus

KOMENTAR SEDULUR ISK :