Panwaslu Jepara Mulai Lakukan Pemetaan TPS Rawan

oleh
Panwaslu Jepara Mulai Lakukan Pemetaan TPS Rawan
Foto: Bintek pengawas TPS. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Panwaslu Kabupaten Jepara mulai memetakan TPS rawan jelang gelaran Pemilihan Guberur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018. Pemetaan TPS rawan ini mulai dilakukan pada 10-22 Juni 2018 ini. Pemetaan TPS rawan ini dilakukan oleh organ pengawas paling bawah yakni Pengawas TPS dibantu oleh Pengawas Pemilu Desa (PPD) di 1843 TPS yang ada di Kabupaten Jepara selama gelaran Pilgub ini.

TRENDING :  Gelombang Tinggi, Larangan Berlayar ke Karimunjawa Diberlakukan

Komisioner Panwaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko mengatakan, pemetaan TPS rawan ini menjadi cara bagi Pengawas Pemilu untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan kecurangan di TPS. “Berangkat dari pemetaaan TPS rawan ini, kita kemudian bisa menyusun atau menyiapkan rencana dan langkah-langkah taktis serta strategis dalam upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dan kecurangan di TPS yang telah didentifikasi sejak awal,” katanya.

Meski semua TPS memiliki potensi kerawanan masing-masing, lanjutnya, namun penting untuk mendapatkan pemetaan TPS dengan kerawanan tinggi untuk menentukan fokus dan strategi pencegahan yang lebih kuat.

TRENDING :  Bantuan Untuk Parpol Tak Boleh Untuk Kampanye

Dalam melakukan pemetaan ini, setidaknya ada enam variabel yang digunakan dan selanjutnya dijabarkan dalam 15 indikator. Enam variable tersebut diantaranya akurasi data pemilih, politik uang, penggunaan hak pilik, netralitas KPPS, pemungutan suara dan kampanye.

Sementara itu, lanjut Sujiantoko, untuk Pilgub kali ini Kabupaten Jepara jika dilihat dari faktor kerawanan bencana masih tergolong cukup aman. Kondisi ini berbeda dibandingkan dengan beberapa kabupaten/kota yang berada di sekitar kawasan Gunung Merapi. “Jika dari kerawanan bencana alam, kita tergolong aman. Paling hanya daerah yang berada di lereng Gunung Muria yang berpotensi terkena longsor, hanya saja karena saat ini musim kemarau, potensinya sangat kecil,” tandasnya. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :