Parkir Pasar Kliwon Disidak Pimpinan Dewan

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Tiga Wakil Ketua DPRD Kudus melakukan inspeksi mendadak ke parkir Pasar Kliwon yang dinilai kurang efektif pemanfaatannya. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Tiga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kudus mnelakukan inspeksi mendadak (sidak), di parkir Pasar Kliwon, Senin (23-04-2018). Pimpinan dewan yang sidak di antaranya Dedhy Prayogo, Agus Wariono, dan Ilwani.

Agus Wariono datang menggunakan Mitsubishi Pajero Sport, sedangkan Dedhy Prayogo dan Ilwani menggunakan Honda New CRV. Setibanya di gedung parkir ketiganya kemudian mencoba memarkir kendaraan di lantai.

Turun dari mobil Ilwani mengaku kesulitan saat hendak parkir di lantai dua. Kesulitan itu berada di tikungan yang dianggapnya terlalu sulit. “Tadi sampai maju mundur tiga kali mengambil ancang-ancang yang pas. Menurut saya ini menyulitkan, apalagi jika yang mengendarai adalah ibu-ibu tentu tambah kesulitan,” ungkapnya kepada sejumlah awak media.

TRENDING :  Rencana Normalisasi Sungai Juwana Diperkirakan Telan Anggaran 800 Milyar

Agus Wariono juga mengungkapkan hal yang sama. Dia menilai tanjakan awal di pintu masuk cukup menikung dan tinggi. Dia membayangkan dengan kondisi landasan seperti itu apabila hujan dan terjadi antrean bisa membayakan.

Politisi Gerindra tersebut juga menyoroti kurang diminatinya parkir megah yang dibangun dengan dana Rp 22 miliar 2016 lalu. Banyak kendaraan mobil yang masih diparkir di bawah atau pinggir jalan depan pasar.

“Saya lihat mobil masih banyak yang terpakir di depan pasar. Itu membuktikan parkiran megah ini kurang diminati. Hal itu disebabkan perencanaan yang kurang matang dalam pembangunan gedung parkir ini,” ujarnya.

TRENDING :  Tingkatkan Partisipasi Warga, Pemkab Kudus Gelar Pelayanan KB

Menurutnya kurang diminatinya gedung parkir juga dimungkinkan karena banyak yang khawatir mobilnya tergores saat belokan yang kurang lebar. “Tadi mobil yang saya kendarai juga tergores pada bamper kiri depan,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, genangan air di tempat parkir juga menyebabkan warga terganggu saat turun dari mobil dan hendak menuju Pasar Kliwon. “Harusnya pembangunan gedung parkir ini direncanakan dengan baik. Jangan terkesan asal bangun dan pemanfaatannya kurang maksimal. Lantai atas terlihat sangat lengang tidak ada mobil yang parkir, sementara di depan pasar banyak mobil parkir,” tandasnya.

TRENDING :  Panwas Waspadai TPS TPS Di Kantong Kediaman Para Paslon

Sementara itu Dhedy Prayogo menyayangkan gedung yang dibangun dengan dana cukup banyak itu malah justru kurang efektif penggunaannya. Dia juga menunjukkan bekas bangunan di tikungan yang dikepras membuktikan dulu saat pembangunan, perencanaannya asal-asalan.

“Kalau alasannya karena dananya kurang mungkin masih bisa ditolerir, tapi ini dananya kan banyak sekali kenapa bisa begini? Kan sayang dana segitu banyak tidak bisa maksimal pemanfaatannya,” tuturnya. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :