Parpol Di Kudus Akui Sudah Siapkan Bacaleg 2019

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Perekrutan calon anggota legislatif menjelang Pemilu 2019 menjadi pintu bagi partai politik untuk menggalang dukungan publik. Namun, dukungan ini bisa diraih jika para calon anggota legislatif itu sesuai harapan publik. Di tengah apatisme publik saat ini, memilih sosok berintegritas menjadi hal yang harus dilakukan parpol.

Ketakutan atas apatisme publik terhadap proses politik dan partai politik tersebut dibantah oleh ketua DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Kudus, Budiyono, menurutnya Partainya yang sempat terpuruk dengan menurunnya jumlah anggota legislative di DPRD dibanding periode sebelumnya itu kini memiliki angin segar dengan bergabungnya kader-kader muda di tubuh Partai yang dipimpinnya.

“Hingga hari ini Partainya telah menerima pendaftaran dan mengantongi nama-nama bakal calon legislatif untuk mengikuti Pemilu Legislatif 2019 di tingkat kabupaten sebanyak 24 orang pendaftar,” tuturnya saat di temui usai acara buka bersama kadernya di Rumah PAN Rendeng Kudus, Selasa (28-05-2018)
Melalui Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) yang merupakan desk Pemilu legislative 2019 di Partai berlambang matahari putih tersebut, proses perekrutan dan pendaftaran hingga hari ini masih terus berlangsung.
Nama-nama bakal caleg tersebut, sudah diserahkan kepada DPW PAN Jateng.

TRENDING :  Tidak Penuhi Unsur Pelanggaran, Laporan Kampanye Hitam Tak Dilanjut

“Sebagian pendaftar merupakan wajah lama, selebihnya wajah baru,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PAN siap menerima pendaftaran dari semua kalangan, dengan catatan memiliki visi yang sama dengan PAN dan siap memperjuangkan tujuan dari PAN nantinya.

TRENDING :  TNI-Polri Siap Amankan Pilkada Serentak 2018

“Artinya, kami juga terbuka untuk kalangan nonmuslim sekalipun,” ujarnya.

Ia menargetkan Pemilu Legislatif 2019 bisa meraih minimal empat kursi di DPRD Kudus, meski dirinya mengakui sulitnya merekrut kader perempuan untuk maju pada kontestasi legislative, sementara itu merupakan amanat undang-undang yang terkait dengan kuota perempuan rekrutmen bakal calon anggota legislatf.
“Tapi saya yakin ini juga merupakan problem seluruh Partai politik,” terangnya.

Sementara itu sebelumnya, Ilwani Ketua DPC PKB Kudus secara senada juga menyampaikan hal demikian, saat dikonfirmasi tentang hal tersebut usai menerima kunjungan Komunitas Difabel Kudus beberapa saat yang lalu, mengakui pihaknya telah menerima pendaftaran banyak bacaleg yang akan maju melalui PKB..

TRENDING :  Gratis!!! Pemkab Kudus Fasilitasi Lowongan Tenaga Kerja Untuk 5234 Karyawan

Dari jumlah sebanyak itu, kata dia, kuota perempuan sebesar 30 persen dirinya optimis akan terpenuhi.

Menurutnya, setiap bakal caleg harus mengikuti mekanisme dan aturan main PKB,. “Kami kan ada aturan main. Tak bisa seenaknya saja,” katanya.

Ilwani mengatakan setiap bakal Caleg yang mendaftar harus memperhatikan aspek penting dalam mengikuti pemilihan legislatif, yakni meningkatkan keterpilihan partai serta

“ Bagaimanapun perekrutan politik adalah salah satu fungsi dari partai politik. Salah satu pintu perekrutan politik itu adalah penjaringan caleg yang nantinya atas nama partai politik, menjadi anggota perwakilan rakyat di parlemen mewakili PKB,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :