Pastikan Harga Terkendali, Dinas Perdagangan Sidak Harga Di Pasar Tradisional

oleh
Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti, saat memriksa sejumlah komoditas di Pasar Bitingan pada sidak yang di lakukan instansinya (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Demi memastikan kestabilan harga di tingkat pedagang, di bulan Ramdhan tahun ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar Tradisional untuk mendapatkan dan mengetahui harga-harga sejumlah komoditas pokok.

Sidak hari pertama dilaksanakan di Pasar Bitingan, pasar yang dikenal sebagai pasar induk sayuran di kota kretek ini, sejumlah staf di Dinas Perdagangan di pimpin kepala dinas Sudiharti, melakukan pemantauan terhadap harga bawang putih. Hal itu dilakukan karena harga bawang putih di Kudus sempat terpantau mahal, hingga mencapai Rp 90 ribu.

Pada kesempatan tersebut Sudiharti, usai melakukan pemeriksaan harga dan mengecek pasokan dan harga bawang putih mengatakan, dari hasil pemantauan bawang putih di pasar Bitingan Kudus. Mulai hari Rabu ini sudah merangsek turun. Sebab, mulai hari ini, pasokan bawang putih di Kudus sudau berdatangan.

TRENDING :  Musim Panen Tebu Tapi Harga Gula Pasir Masih Mahal, Kok Bisa Ya?

“Memang kemarin bawang putih di Kudus ini langka. Tidak ada. Karena masyarakat maunya bawang putih jenis kating bukan jenis cinco,” jelasnya kepada awak media.

Ia mengatakan, untuk mengatasi semakin mahalnya harga bawang putih. Pemerintah sudah mendatangkan bawang putih. Oleh karena itu, ia yakin dalam waktu dua pekan harga bawang putih sudah stabil.

TRENDING :  Menuju Smart City, Bupati Launching Empat Sistem Aplikasi Andalan

“Pemerintah saat ini sudah sekain ribu ton mengimpor. Dan sudah ada masuk di Kudus. Sehingga stok bawang putih di Kudus sudah ada pasokannya. Saya yakin dua minggu nantinya harganya sudah normal kembali,” terangnya.

Sudiharti menjelaskan bahwa harga bawang putih sebelumnya sempat meroket tinggi. Bahkan harga bawang putih diharga Rp 90 ribu. Padahal harga normalnya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu.

“Untuk itu kami harapkan distribusi harus lancar. Karena bawang putih di Indonesia di Kudus ini 95 persen masih impor. Indonesia hanya bisa memenuhi 5 persen saja. Itu saja untuk pembibitan,” ungkapnya.

TRENDING :  Nila Salin Bikin Penasaran Investor

Sementara itu, Tarsono salah satu pedagang mengatakan, bawang merah di Pasar Bitingan Kudus sempat kosong beberapa hari. Sehigga harga bawang putih sempat naik diharga Rp 90 ribu.

“Hanya mulai kemarin stok bawang putih sudah ada. Sehingga hari ini harganya kembali normal diharga Rp 50 ribu bahkan ada yang Rp 46 ribu ada pula yang Rp 48 ribu,” tuturnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :