Pati Krisis ASN

Pati Krisis ASN
Pati, isknews.com (Lintas Pati ) – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati mengungkap SD di Bumi Mina Tani, kekurangan ratusan tenaga pengajar. Imbasnya, para guru harus merangkap lebih dari satu kelas untuk mengampu mata pelajaran tertentu.
“Sejauh ini kami kekurangan 780 orang tenaga pengajar untuk tingkat SD, itu belum termasuk ditingkat SMP dan SMA sederajat,” papar Kepala BKPP Pati, Jumani, belum lama ini.
Tidak hanya pendidikan, kebutuhan pegawai juga berada di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), misalnya tenaga medis tercatat masih membutuhkan dokter umum, dokter spesialis gigi, serta tenaga perawat.
“Jika dihitung secara keseluruhan, kekurangan pegawai sejak Februari lalu hingga saat ini mencapai 1300 pegawai disemua sektor OPD,” jelasnya.
Penyebabnya, lanjut Jumani, empat tahun lebih tidak ada rekrutmen ASN di lingkungan OPD Pati.
“Padahal setiap tahun, sedikitnya ada 300 sampai 400 guru yang sudah pensiun,” tuturnya.
Tercatat, tiap tahunnya OPD di Pati mengalami kekurangan ASN sebanyak 11,5 ribu orang dan dari jumlah tersebut 8 ribu merupakan tenaga pengajar.
“Kondisi ini tentu sangat berpengaruh pada mutu dan kinerja di masing-masing OPD,” tukasnya.
Mengatasi krisis tersebut, imbuh Jumani, pihaknya sudah mengajukan 1300 calon pegawai ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN- RB).
“Tetapi dari jumlah tersebut kemungkinan yang disetujui kurang dari 1000 pegawai. Selain itu, dari informasi yang diterima seleksi CPNS untuk Kabupaten Pati diprediksi akan dimulai awal September mendatang,” tandasnya.(Wr).
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  ASN Diminta Kembangkan Budaya Inovasi

Share This Post

Comments are closed.