PAUD Harapan Bangsa Kudus Meriahkan HUT Ke-8 dan Hari Kartini, Ini Pesan Bupati Tamzil

oleh
Foto dari kiri: KH. Ahmad Sudardi, Bupati Kudus HM Tamzil dan Hj. Rina Budi Ariyani Tamzil yang juga selaku bunda PAUD Kudus menghadiri, Hj Rajimah Ketua Pengelola PAUD Harapan Bangsa, Ely Supartinah, Kepala sekolah PAUD Harapan Bangsa Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Harapan Bangsa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kudus memperingati hari lahir (Harlah) ke 8 sekaligus memperingati hari kartini, Sabtu (13/4/2019).

Acara semakin meriah dengan kedatangan Bupati Kudus HM Tamzil dan Hj. Rina Budi Ariyani Tamzil yang juga selaku bunda PAUD Kudus.

Bupati Kudus inginkan Pendidikan Karakter ditanamkan sejak dini. Karena bagaimanapun pendidikan karakter sejak dini sangat penting untuk masa depan bangsa guna mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara.

TRENDING :  Kemas Gema Ramadhan Dalam Bentuk Dialog Kebangsaan

Dalam sambutannya, H.M Tamzil mendoakan agar PAUD Harapan Bangsa Kudus dapat terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat untuk mendidik putra-putrinya. “Saya doakan PAUD Harapan Bangsa tahun ajaran ini muridnya tambah, Aamiin,” ucapnya. Kepada guru PAUD, dirinya berpesan untuk selalu menanamkan nilai-nilai karakter bangsa dalam setiap kegiatan belajar maupun bermain. “Dari kecil sudah diajarkan, dipahamkan masalah karakter bangsa kita, Pancasila dasar negara kita, lagu kebangsaan kita Indonesia Raya, lambang negara burung garuda, bendera kabangsaan kita merah putih, itu saja dulu supaya anak-anak cinta Indonesia,” tuturnya.

TRENDING :  Tamzil Ingin Angkat Kesejahteraan Guru Madrasah

Sementara itu, Ely Supartinah, Kepala sekolah PAUD Harapan Bangsa Kudus mengaku sennag dengan hadirnya Bupati Kudus dan Bunda PAUD kudus. Karenanya, sebanyak 63 siswa dari mulai PG 1, PG 2 kelas TK A sama TKB lebih semangat dalam memeriahkan lomba-lomba yang kami laksanakan.

Bupati Tamzil saat memberikan pertanyaan sekaligus hadiah kepada adik-adik PAUD Harapan Bangsa Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Sebelum acara puncak, berbagai acara digelar dalam menyambut event tahunan itu. Kita ada lomba memasukkan air kedalan botol dengan spon, memasukkan pensil dalam botol dan lomba mewarnai, kemudian lomba fashion ibu dan anak.

TRENDING :  Sudah Cair Dana Rehab DAK Termin Pertama Untuk SD dan SMP Negeri

Penampilan meriah juga ditampilkan, hal itu bertujuan untuk memberikan ruang kreatifitas dan mengembangkan bakat anak.

“Sebagai puncak acaranya sekalian juga diadakan pengumuman lomba-lomba dan penerimaan hadiah. Mulai tahun ini ada lomba buat pendidiknya, yakni lomba administrasi kelas sama pemilihan guru terfavorit versi anak,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :