PCNU – PD Muhammadiyah Jepara Tindaklanjuti Lima Pernyataan Sikap

oleh
Foto: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jepara, saat mengadakan kegiatan bersama di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin (02-04-2018) sore. (istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jepara, menindaklanjuti lima pernyataan sikap yang telah disepakati oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Jakarta, beberapa waktu lalu. PCNU dan PD Muhammadiyah Kabupaten Jepara, siap untuk mewujudkan Islam yang damai dan toleran menuju Indonesia yang berkeadilan.

Pernyataan sikap bersama antara PCNU dan PD Muhammadiyah Jepara ini, ditandatangai oleh Ketua PCNU Kabupaten Jepara, KH. Hayatun Abdullah Hadziq dan Ketua PDM Jepara, KH. Fachrurrozi, pada Senin (02-04-2018) sore, di Pendapa Kabupaten Jepara. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, Wakapolres Jepara, Kompol Aan Hardiansyah, Kasdim 0719 Jepara, Mayor Inf. Nurul Chabibi, dan para pejabat terkait.

TRENDING :  Tak Ada Lagi Yang Mengurus Manual, Penerapan SIPP-IMTA Diklaim Sukses

Dalam pernyataan sikapnya, pertama, NU dan Muhammadiyah berkomitmen mengawal dan menjaga konsensus pendiri bangsa bahwa Pancasila dan NKRI adalah bentuk final dalam berbangsa dan bernegara. Keberagamaan yang ada harus dibingkai dengan persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, NU dan Muhammadiyah akan terus melakukan upaya peningkatan taraf hidup dan kualitas warga terutama dalam pengembangan pendidikan karakter yang mengedepankan akhlakul karimah di semua jenjang. Termasuk penguatan basis ekonomi keumatan dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Kemudian yang ketiga, NU dan Muhammadiyah menyerukan kepada pemerintah agar bersungguh-sungguh mengurangi kemiskinan dan angka pengangguran. Selain itu, pemerintah agar melakukan upaya terukur agar kesenjangan ekonomi dan sosial teratasi dengan baik.

TRENDING :  Usai Masa Jabatan, Ketua Ansor Sumber Terpilih Lagi

Keempat, warga NU dan Muhammadiyah diimbau agar bersama-sama menjaga iklim yang kondusif dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Apalagi saat ini masuk di era media sosial. Diperlukan kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang berkembang di media sosial. Pasalnya, banyak informasi hoax yang bisa memunculkan kebencian dan fitnah. Kelima, NU dan Muhammadiyah mengajak warganya agar menjadikan tahun politik 2018 sebagai cara untuk melakukan perubahan yang berarti bagi bangsa dan negara.

TRENDING :  Logistik Pilbup Mulai Didistribusikan ke Kecamatan

Perbedaan yang ada jangan sampai menjadi pemicu perpecahan. Perbedaan harus dijadikan sebagai rahmat yang menopang harmoni kehidupan yang beranekaragam. Sebab, demokrasi tidak hanya membutuhkan kerelaan hati menerima perbedaan pendapat, namun juga kesabaran, ketelitian dan cinta kasih antarsesama.

Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, memberikan apresiasi terselenggaranya kesepakatan bersama PCNU dan PD Muhammadiyah Jepara ini. Bupati berharap, tidak hanya di tingkat pusat, dan kabupaten saja, namun rekonsiliasi ini dapat diaplikasikan hingga di tingkat warga masyarakat. “Inilah yang sangat ditunggu, rekonsiliasi organisasi massa umat Islam terbesar di Indonesia.” kata Marzuqi. (ZA/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :