PDAM Kudus Targetkan 4000 Pelanggan

oleh
Foto: Kantor PDAM Kabupaten Kudus (Foto : Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus, pada tahun anggaran (TA) 2018 ini, menargetkan memperoleh sebanyak 4000 pelangan. Dari jumlah itu, 2.500 pelanggan bersubsidi, yakni dari masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan yang 1500 merupakan pelanggan reguler.

Direktur PDAM Kabupaten Kudus, Achmadi Syafa, saat dihubungi isknews.com, Selasa (13-03-2018), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. Menurut dia, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun 2017, jumlah pelanggan bersubsidi MBR itu, mengalami penurunan, dari 2.750 menjadi 2.500 pelanggan. “Hal itu karena menyesuaikan kesediaan air baku PDAM, untuk melayani pelanggan bersubsidi MBR sebanyak itu.”

TRENDING :  Kembang Tahu Asal Kudus Rambah Jakarta

Selain itu, lanjutnya, melayani pelanggan bersubsidi MBR, membutuhkan proses yang cukup memakan waktu. Pasalnya, sebagian besar MBR itu bertempat tinggal di daerah pinggiran, sehingga pembuatan jaringan perpipaan air minum yang ditarik dari reservoar terdekat, sangat panjang, bisa mencapai satu kilo meter, untuk bisa sampai ke rumah pelanggam MBR. “Sekian waktu, pembuatan jaringan perpipaan itu juga menghabiskan anggaran yang cukup besar.”

TRENDING :  Berkah Kemerdekaan, 88 Warga Binaan Rutan Kudus Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas

Namun hal itu sudah menjadi program PDAM, yakni sebagai perusahaan yang selain berorientasi pada provit (mencari keuntungan), juga mempunyai misi sosial, antara lain dengan memberikan subsidi kepada MBR. “Di luar misi sosial itu, PDAM Kudus masih mendapatkan keuntungan dari pelanggan reguler.”

Terkait ketaatan pelanggan dalam membayar retribusi, bisa dikatakan semakin baik, dilihat dari efisiensi penagihan yang mencapai 92 -94 persen. Pelanggan diberi kemudahan dalam membayar, tidak harus datang ke kantor PDAM, melainkan loket PPOB, aplikasi Buka Lapak dan Toko Pedia.

TRENDING :  Ikrar Masjid Bebas Politik Cegah Ajang Kegiatan Politik di Tempat Ibadah

Dari ketaatan pelanggan membayar retribusi itu, PDAM mampu memberikan kontribusi penghasilan asli daerah (PAD) ke Pemkab pada TA 2017 lalu, sebesar Rp 1,3 miliar. “Angka itu melebihi target yang ditetapkan, sebesar Rp 1 miliar,” pungkas Direktur PDAM Kabupaten Kudus itu. (DM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :