PDAM Tirta Bening Pati Berencana Bangun Bendungan Karet

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bening Pati, bakal maksimalkan permintaan sambungan air bersih di Bumi Mina Tani, dengan memanfaatkan air di Sungai Silugonggo. Pasalnya, jika hanya mengandalkan air sumur, daerah-daerah tertentu yang memiliki geografis berbeda akan terbatasi pemenuhannya.

“Saat ini ada sebanyak 4,7 ribu Rumah Tangga (RT) yang meminta sambungan air bersih. Tapi tahun ini, baru terealisasi 1.588 saja, dengan besaran anggaran Rp 6 miliar,” terang Kepala PDAM Tirta Bening Pati, Bambang Soemantri, Senin (09/10/2017).

TRENDING :  H-7 Lebaran Masih Ada Perusahaan Belum Bayarkan THR

Lanjutnya, karena masih banyaknya daftar antrean RT yang belum terpenuhi. Pihaknya akan memanfaatkan air Sungai Silugonggo, sebagai solusi utama demi terpenuhinya kebutuhan utama masyarakat tersebut.

Foto: Kepala PDAM Tirta Bening Pati, Bambang Soemantri saat dilantik akhir Agustus lalu. (Dok. Isknews.com)

“Rencananya kami akan memanfaatkan air Sungai Silugonggo di Dukuh Gilis, yang akan digunakan untuk pembuatan bendungan karet kembang kempis pada tahun 2019 mendatang,” terangnya.

Tahun ini, sebut Soemantri, pihaknya sudah mulai me-review melalui penanaman jaringan dan instalansi pengolahan air di Dukuh Gilis.

TRENDING :  Lagi Asyik di Kamar Kos, Tiga Pasangan Tak Resmi Diamankan

“Juga dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, sudah mensosialisasikan kepada masyarakat di Desa Banjarsari, Desa Mintobasuki dan Desa Mustokoharjo,” bebernya.

Nantinya, imbuh dia, bendungan tersebut akan mengembang saat musim kemarau, supaya dapat menahan air asin. Sementara, ketika musim penghujan telah tiba, bendungan tersebut akan mengempis, sehingga tidak mengakibatkan banjir di daerah sekitarnya.

TRENDING :  Angin Puting Beliung Melanda Desa Bringinwareng Pati

“Bendungan karet kembang kempis itu, juga dapat di bangun agar air baku untuk pertanian berjalan. Dan, agar air asin dari permukaan laut tidak naik saat musim kemarau,” jelasnya.

Tandas Soemantri, bendungan tersebut mampu mengalirkan sebanyak 400 liter air perdetik. Dengan limpahan air tersebut, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terkait air bersih, serta menambah pelanggan baru sekitar 40 ribu RT. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :